Jalankan Prokes, Disporapar Jateng Siapkan SOP Jogo Plesiran

Kamis, 29 Oktober 2020 : 16.39
melalui media kaos "ojo cedak cedak sik", Disporapar Jawa Tengah juga membuat video mengenai penegakan prokes untuk daya tarik wisata, hotel dan restoran, mengadakan sosialisasi dan pelatihan kepada para pengelola tempat wisata atau desa wisata/Agus Nugroho Purwanto.

Yogyakarta - Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporpar) Jawa Tengah menangani protokol kesehatan pencegahan virus corona atau Covid-19 dengan membuat kebijakan SOP Jogo Plesiran, sebagai panduan reaktivasi destinasi dan usaha pariwisata di Jawa Tengah.

Menghadapi masa pandemi Covid-19, Disporpar Jawa Tengah, telah menerapkan protokol kesehatan covid sejak tanggal 15 Juni 2020.

"Aturan protokol kesehatan itu untuk seluruh tempat tujuan pariwisata di Jawa Tengah," ujar Kasi Pengembangan Destinasi Pariwisata Jawa Tengah Riyadi dalam sebuah kesempatan baru-baru ini.

Usaha-usaha pariwisata telah mengantongi izin untuk beroperasi kembali setelah mendapatkan persetujuan dari Gugus Tugas Covid setempat, dengan melakukan simulasi sebanyak dua kali.

Selain itu, memberikan sosialisasi, pendampingan dan pemantauan secara langsung dalam pelaksanaan protokol kesehatan di masa pandemi covid 19 pada tempat destinasi pariwisata.

Hal ini, menunjukkan, Disporpar Jateng berkomitmen untuk memutus rantai penyebaran covid 19.

Riyadi menambahkan, sejak 29 Juni 2020 dalam bentuk sosialisi positif dengan membagikan kaos "ojo cedak cedak sik" sebagai wujud edukasi terhadap masyarakat.

Kegiatan tersebut diterapkan diseluruh jajaran pegawai dan staff Disporpar Jateng, sebagai salah satu media sosialisasi 3M, menjaga jarak,memakai masker dan mencuci tangan.

Selain melalui media kaos "ojo cedak cedak sik", Disporapar Jawa Tengah juga membuat video mengenai penegakan prokes untuk daya tarik wisata, hotel dan restoran, mengadakan sosialisasi dan pelatihan kepada para pengelola tempat wisata atau desa wisata.

Gerakan bersih, indah, sehat dan aman di semua tempat wisata tak luput menjadi perhatian bagi Disporapar Jawa Tengah di masa pandemi ini.

Adanya perlombaan penerapan protokol kesehatan dalam usaha pariwisata, dan juga Citizen Journalism (sayembara untuk melaporkan penerapan protokol kesehatan dan pelanggaran protokol kesehatan) membantu memudahkan Disporapar Jawa Tengah dalam melawan Covid 19.

Menghadapi libur panjang di bulan Oktober 2020 ini, Disporapar Jawa Tengah bersinergi dengan tim koordinator gugus tugas COVID-19 dimana terdiri dari kepolisian, TNI, Dinkes, BPBD, Dinas Perhubungan, Disporapar, Satpol PP, Disperindag, DiskopUMKM.

Semua instansi terkait bersama-sama mensukseskan sosialisasi protokol kesehatan guna memutus dan mencegah penyebaran Covid 19. (anf)

Bagikan Artikel

Rekomendasi