Hingga Akhir Oktober, 11.712 Orang di Bali Positif Terpapar Covid-19

Sabtu, 31 Oktober 2020 : 10.54

Denpasar - Perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali hingga akhir bulan Oktober 2020 tercatat yang terkonfirmasi Positif sebanyak 11.712 orang.

"Sebanyak 10.561 orang atau 90,17% dinyatakan sembuh dan meninggal dunia 385 orang atau 3,29%," ungkap Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra saat menyampaikan perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Bali, Jumat (30/10/2020).

Pihaknya mencatat pertambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 65 orang melalui Transmisi Lokal, yang sembuh 108 orang dan meninggal dunia 3 orang.

“Kasus Aktif per hari ini menjadi 766 orang (6,54%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering,” urainya.

Berdasar Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan.

Besaran denda yang diterapkan adalah Rp.100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Upaya pengendalian dan pencegahan ini bukan hanya tugas pemerintah, namun menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat, karena dampaknya sangat terasa terutama di bidang perekonomian rakyat.

Guna memutus rantai penularan Covid-19 maka keramaian dalam bentuk tajen di setiap Desa Adat harus dihentikan sementara serta semua bentuk kegiatan adat yang melibatkan banyak orang, seperti pasangkepan, patedunan, dan sejenisnya supaya dilaksanakan dengan jumlah peserta yang sangat terbatas dengan tetap menaati Protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19.

Pihaknya mengajak masyarakat, disiplin melaksanakan protokol kesehatan, saling mengingatkan sesama, selalu menjaga diri dan lingkungan agar bisa segera terbebas dari pandemi ini. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi