Giri Tribroto, Mantan Bankir Pimpin OJK Regional 8 Bali Nusra

Selasa, 27 Oktober 2020 : 20.29
Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra Giri Tribroto/ist

Denpasar - Giri Tribroto mantan bankir Bank Bukopin yang kemudian berkarier di Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini dipercaya menjadi Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Wimboh Santoso, melantik secara daring dari Jakarra, Giri Tribroto sebagai Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara; Senin, 26 Oktober 2020.

Pelantikan diawali pembacaan sumpah yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan serah terima jabatan yang diwakili Ahmad Soekro Tratmono selaku Deputi Komisioner Pengawasan Perbankan IV kepada Giri Tribroto, sesuai dengan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23/KDK.01/2020 tentang Penetapan Mutasi dan Promosi Pegawai Level Jabatan Kepala Departemen, Kepala OJK Regional, dan Kepala OJK di Lingkungan Otoritas Jasa Keuangan, menetapkan Giri Tribroto sebagai Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara sejak 15 Oktober 2020.

Sebelum promosi menjadi Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Giri mengawali karir singkatnya di Bank Bukopin di tahun 1990.

Dia kemudian, mengikuti program PCPB angkatan pertama Bank Indonesia, berkarir menjadi pengawas perbankan hingga akhirnya ditugaskan dan melanjutkan karirnya sebagai Direktur Direktorat Pengawasan Perbankan 3 di Departemen Pengawasan Bank 3 Otoritas Jasa Keuangan sampai dengan 15 Oktober 2020.

Kegiatan ini dilakukan secara bersamaan dengan pelantikan dan serah terima jabatan pejabat Satuan Kerja di Lingkungan OJK lainnya. hadir sebagai undangan I Gusti Agung Rai Wirajaya, Anggota Komisi XI DPR RI; Hj Wartiah dan lainnya.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengharapkan mandat dan amanah baru kepada pejabat yang dilantik dapat memberikan semangat kepemimpinan yang baru di satuan kerja masing-masing.

Diharapkan, ini terus mendorong perubahan dan inovasi dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. Masa pandemic Covid-19 ini harus dijadikan semangat untuk melakukan lompatan yang signifikan.

Juga kelanjutan program reformasi fundamental dalam penyempurnaan business process di internal OJK harus terus dilakukan untuk mengembangkan industri jasa keuangan yang bertumbuh, sehat dan solid.

"Sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan baik di pusat maupun daerah harus terus ditingkatkan dalam rangka menemukan cara- cara terbaik dalam memulihkan ekonomi serta meningkatkan peran sektor jasa keuangan sebagai katalis pemulihan ekonomi nasional," Wimboh menuturkan.

Wimboh mengucapkan selamat kepada Pemimpin Satuan Kerja yang dilantik dan melakukan sertijab pada hari ini.

“Selamat mengemban amanah untuk menduduki jabatan dan posisi baru, semoga Tuhan Yang Maha Esa, terus menguatkan dan meridhoi setiap langkah dan ikhtiar kita, serta senantiasa memberikan bimbingan, petunjuk, dan rahmat-Nya sehingga kita semua dimampukan untuk membawa OJK yang kita cintai ini beserta seluruh Industri Jasa Keuangan Nasional berkembang menjadi lebih baik dan lebih baik lagi,” ucapnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi