Gairahkan Pelaku Usaha di Denpasar Perlu Pendampingan Digital

Rabu, 28 Oktober 2020 : 20.02
Ambara Putra menyapa para pedagang, pembeli dan masyarakat lainnya saat beraktivitas di pasar pada pagi hari

Denpasar - Dampak pandemi Covid-19 memukul bisnis pelaku usaha di Kota Denpasar karena itu mereka perlu pendampingan digital guna menggairahkan kembali kegiatan usahanya.

"Jujur, pademi Covid-19 ini jelas membuat penurunan omzet para pedagang antara 50 sampai 70 persen," kata Ngurah Ambara Putra , sebagai calon Wali kota Denpasar di Pasar Adat Poh Gading, Denpasar Utara, Rabu (28/10/2020).

Ambara menyapa para pedagang, pembeli dan masyarakat lainnya saat beraktivitas di pasar pada pagi hari.

Sembari memperkenalkan diri bersama calon wakil wali kota Made Bagus Kertanegara yang populer disapa Amerta, Ambara juga memperkenalkan diri ikut bertarung di Pilwali Denpasar 9 Desember 2020.

Dalam kesempatan itu, Ambara menyatakan dampak pandemi ini, menurunkan omzet pedagang di pasar sampai 70 persen sehingga harus ada upaya konkret dari pihak terkait.

"Semoga pandemi segera berlalu, jujur Covid-19 ini membuat omzet pedagang turun 70 persen, kedepan kita bantu pendampingan penjualan digital sehingga bisa lebih bergairah lagi," jelasnya sembari membagikan masker gratis.

Dalam kesempatan itu, Kepala Pasar Desa Adat Poh Gading I Made Suparta dah ratusan pedagang menyambut hangat kehadiran Amerta.

Suparta mengatakan, pembagian masker gratis ini tentunya sejalan dengan apa yang dilakukan pengelola pasar dalam pencegahan virus corona dengan penerapan protokol kesehatan.

Kata Suparta, sosok Ambara cukup dikenal masyarakat termasuk telah banyak berkontribusi bagi masyarakat Kota Denpasar. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi