Covid-19, Sekolah Inklusi di Yogyakarta Terapkan Pembelajaran Aman dan Nyaman

Sabtu, 31 Oktober 2020 : 08.11
Saat melakukan kunjungan, protokol kesehatan sangat diperhatikan seperti guru hanya datang untuk memberikan buku kegiatan siswa, tidak bertamu atau masuk ke dalam rumah/Agus Nugroho Purwanto

Yogyakarta - Menghadapi masa pandemi covid 19, Smileplus School salah satu sekolah inklusi yang berada di kota Yogyakarta memberlakukan pembelajaran secara daring dari rumah masing-masing.

Kepala Sekolah Smileplis School Yogyakarta Mila Setya mengatakan, tujuan utama pembelajaran di rumah untuk memberikan kenytamanan dan mengamankan situasi belajar siswa dengan para pendampingnya.

Dijelaskan, Covid 19 mengubah sistem dimana pendamping belajar siswa adalah orangtua atau wali yang berada di rumah. Sedangkan para guru bertugas mengawal para orangtua atau wali untuk menyukseskan kegiatan belajarnya.

"Metode yang digunakan salah satunya adalah universal desain for learning yaitu pembelajaran sesuai kemampuan, minat dan bakat siswa," Mila menuturkan, Jumat (30/10/2020).

Sekolahan ini menyusun buku kegiatan anak untuk satu bulan, dan akan ditukarkan lagi dalam kunjungan berikutnya ke rumah masing-masing siswa.

Tentu saja, saat melakukan kunjungan, protokol kesehatan sangat diperhatikan. Sebagai contoh, guru hanya datang untuk memberikan buku kegiatan siswa, tidak bertamu atau masuk ke dalam rumah.

"Guru dan siswa bertemu dengan memakai masker dan tidak perlu adanya kontak fisik secara langsung," jelasnya.

Buku kegiatan diterima siswa menjadi acuan pembelajaran di rumah. Selain daring yang dilakukan sesuai dengan usia dan kemampuan anak, juga mengajak para orangtua atau wali untuk terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran.

Seperti adanya kegiatan cooking class, sains class, atau melakukan aktifitas tubuh bersama.

Kegiatan ini, sangat mengedepankan pentingnya protokol kesehatan di masa pandemi covid 19. Hal tersebut menjadi pembelajaran pertama untuk dipahami dengan baik oleh semua siswa dan para orangtua.

Seperti banyaknya materi yang membahas tentang covid 19, pentingnya mencuci tangan di air yang mengalir, selalu menggunakan masker, menjaga jarak, tidak sering berpergian dan juga menjaga kesehatan di masa pandemi seperti ini.

Untuk tetap dapat memberikan layanan pendidikan yang baik selama masa pandemi, selain menjaga komunikasi yang baik antara para guru, kepala sekolah, yayasan dan para orangtua siswa, yayasan ini juga selalu mengikuti kegiatan seperti webinar.

Juga, workshop online atau diskusi virtual dengan beberapa komunitas bidang pendidikan. "Hal ini kami lakukan tidak lain untuk menambah ilmu, wawasan, atau sekedar bertukar informasi dan pengalaman," sambung Mila.

Adapun kendala yang terjadi saat melakukan kegiatan daring adalah terkait dengan fasilitas, seperti perangkat yang digunakan untuk online, jaringan atau sinyal yang buruk, dan juga kuota harus tersedia dengan cukup.

Kendati demikian, dengan kerjasama dan komunikasi yang baik antara yayasan, kepala sekolah, guru, orangtua dan para siswa, kegiatan belajar di masa pandemi Covid-19 masih berjalan dengan lancar.

"Semangat para guru, orangtua dan siswa menjadi kunci keberhasilan pembelajaran di Smileplus School," demikian Mila. (anp)

Bagikan Artikel

Rekomendasi