Cegah Covid-19, ORI Bali Pastikan Kantor Pelayanan Publik Jalankan Prokes

Selasa, 20 Oktober 2020 : 07.59
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali Umar Ibnu Alkhattab/dok.Kabarnusa

Denpasar - Kantor pelayanan publik harus benar-benar mematuhi himbauan pemerintah dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Untuk itulah, Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali terus memastikan perkantoran instansi atau lembaga pemerintah lainnnya saat memberikan pelayanan publik, menyediakan fasilitas protokol kesehatan dan mendukung 3M.

Terlebih, klaster perkantoran diduga turut menyumbang naiknya jumlah kasus virus corona atau Covid-19.

"Kami terus memantau keberadaan fasilitas kantor atau institusi dalam penerapan protokol kesehatan," ujar Kepala Perwakilan Ombudsman Bali Bali Umar Ibnu Alkhattab dihubungi, Selasa (20/10/2020).

Sejauh ini, dirinya melihat perkantoran pemerintah telah menerapkan prokes cukup baik, dengan pengecekan suhu tubuh, menyediakan fasilitas seperti wastafel untuk mencuci tangan, mewajikan masker dan menjaga jarak seperti penyediaan kursi dan ruang tunggu pelayanan.

Sosialisasi prokes, dispilin 3M melalui petugas maupun media lainnya seperti spanduk, poster ditemukan di fasilitas pemerintahan untuk turut mensosialisasikan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat.

Perkantoran tentunya harus menjadi contoh bagi institusi lainnya dalam mematuhi protokol kesehatan khususnya dalam penerapan disiplin 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak saat berada di kerumunan.

Seperti halnya diterapkan di kantor Ombudsman, tetap mematuhi prokes, di mana pegawai atau masyarakat yang akan masuk kantor dan diwajibkan memakai masker.

Penyediaan hand sanitizer, tempat cuci tangan serta tempat duduk yang berjarak, tidak berdekatan saat memberikan pelayanan masyarakat.

Tidak hanya perkantoran, Ombudsman memantau fasilitas pencegahan Covid 19 di tempat-tempat atau fasilitas keramaian umum lainnya seperti lapangan dan pasar.

Apakah pemerintah telah menyiapkan hand sanitizer dan sarana pencuci tangan di tempat umum itu yang berpotensi terjadi penyebaran Covid-19.

Jika belum tersedia fasilitas tersebut, tentunya, Ombudsman akan meminta pemerintah untuk menyiapkannnya. Sebab, upaya pencegahan ini, cukup efektif dalam menekan kasus penyebaran virus corona.

Masyarakat diingatkan agar senantisas mematuhi himbauan pemerintah, disiplin menerapkan prokes, memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, menjaga tangan dalam keadaan bersih, menjaga imunitas tubuh, asupan makanan yang cukup berfikir positif dan rutin berolaraga.

"Saya kira, itu kunci dalam memutus penyebaran Covid-19, upaya mencegah itu lebih baik," demikian Umar. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi