Bupati Suwirta Ajak Semua Elemen Masyarakat Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

Kamis, 08 Oktober 2020 : 06.38
Workshop Desa Sadar Kerukunan, Bupati Suwirta Berharap Masyarakat Pupuk Rasa Persatuan dan Kesatuan/ist

Semarapura - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengajak semua elemen masyarakat untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan serta menjaga kerukunan antarumat beragama yang selama ini sudah terbina dengan baik.

Hal itu disampaikan saat membuka Workshop Desa Sadar Kerukunan Tahun 2020 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klungkung, Rabu (7/10/2020).

Workshop mengambil tema "Melalui Desa Sadar Kerukunan dan Dengan Spirit Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif Kita Wujudkan Masyarakat Klungkung Yang Unggul dan Sejahtera, Rukun dan Damai".

Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Ni Komang Sri Marheni. Bupati Suwirta mengucapkan selamat kepada Desa Adat Semarapura yang telah ditetapkan sebagai Desa Sadar Kerukunan.

"Semoga dengan predikat ini, kerukunan antar umat beragama di Desa Adat Semarapura yang sudah terjalin baik, akan semakin terawatt dan terjaga dari waktu ke waktu walaupun memiliki masyarakat majemuk dengna latar belakang berbagai etnis dan agama," harapnya.

Selain itu, Suwirta juga mengaku menyambut baik program ini, karena kemajemukan yang ada merupakan realita yang tidak bisa dihindari dan perbedaan itu adalah ciptaan Tuhan.

“Melalui program Desa Sadar Kerukunan ini diharapkan dapat mendorong semua unsur terkait baik dari perangkat Desa termasuk di dalam Desa Adat dan smua elemen msyarakat, untuk bersinegri dalam menjaga dan memelihara kerukunan antar umat berguna yang sudah terbina baik selama ini,” ujar Suwirta.

Lebih lanjut, dia berharap agar program Desa Sadar Kerukunan yang dikembangkan ini bisa selaras dengan spirit Pemkab Klungkung yakni "Gema Santi" yang artinya menggelorakan kedamaian sebagai modal terbesar dalam melaksanakan pembangunan.

"Mari satukan pikiran, bergandengan tangan saling berpelukan, kita pupuk rasa persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan kedamaian dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, salah satunya melalui workshop yang dilaksanakan pada hari ini," harap Bupati Suwirta.

Ketua Panitia Ngakan Ketut Juni, menyampaikan program Desa Sadar Kerukunan ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat betapa pentingnya hidup rukun dan damai dalam keragaman, demi tegaknya persatuan dan kesatuan bangsa.(rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi