Bersama Polisi Amankan Demo Mahasiswa, Bandesa Agung Apresiasi Pacalang Bali

Jumat, 23 Oktober 2020 : 16.15
Upaya menjaga Bali tetap tertib dan aman, melalui sinergi Pasikian Pacalang Bali dan Kepolisian terlihat saat dalam pengamanan demo Tolak Undang Undang Cipta Kerja Kamis (22/10/2020)/ist.

Denpasar - Bandesa Agung, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet memberikan apresiasi atas kerja sama dan sinergi yang baik antara Pasikian Pacalang Bali dan Kepolisian dalam pengamanan demo Tolak Undang Undang Cipta Kerja.

Upaya menjaga Bali tetap tertib dan aman, melalui sinergi Pasikian Pacalang Bali dan Kepolisian terlihat saat dalam pengamanan demo Tolak Undang Undang Cipta Kerja Kamis (22/10/2020).

Proses nedunang pacalang dikoordinir Manggala dan Prajuru Pasikian Pacalang Bali yang terdiri atas Pasikian Pacalang dari Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar dan Kabupaten Tabanan dengan total personil sejumlah 437 Pacalang.

Mereka diterjunkan, berdasarkan permintaan Polda Bali Nomor B/7008/X/OPS.4.5/2020/Ditbinmas yang ditujukan kepada Bandesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali.

Hal ini disambut baik sebagai sebuah sinergitas formal untuk mewujudkan pola pengamanan terpadu berbasis kearifan lokal dan adat Bali.

Permintaan Polda Bali dilanjutkan penerbitan Surat Tugas Bandesa Agung kepada Manggala dan Prajuru Pasikian Pacalang Bali serta Penugasan kepada Bandesa Madya Kabupaten / Kota terkait untuk mengirimkan Pacalang dari soang-soang Desa Adat yang sudah diatur sedemikian rupa dengan Protokol Kesehatan COVID 19 yang ketat.

Meskipun awalnya ada nada sumbang dari elemen masyarakat yang melakukan demo, namun keberadaan pacalang mampu memberikan nuansa lain.

Bandesa Agung, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet menyambut baik sinergi yang dilakukan karena Bali akan menampilkan nuansa yang berbeda dalam upaya cipta kondisi keamanan dan ketertiban seperti pengamanan demo oleh mahasiswa dan elemen masyarakat dimaksud.

"Ratu sudah sampaikan, MDA bersama Pasikian Pacalang Bali, akan menjaga Bali tanpa syarat, artinya seluruh Pacalang Bali siap bersinergi pade baret bersama dengan aparat hukum serta elemen masyarakat lain," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (23/10/2020).

Pasikian Pacalang Bali hadir dalam proses koordinasi final di Gedung Lila Graha MDA Provinsi Bali, dilanjutkan koordinasi teknis di lapangan bersama pihak kepolisian, akhirnya membubarkan diri pada pukul 19.00 Wita setelah situasi dan kondisi aman, serta pendemo telah membubarkan diri dengan tertib.

"Pacalang telah mendudukkan fungsi sebagai frontliner penjaga keamanan berbasis wewidangan dengan kearifan lokal adat Bali sendiri," ungkap Manggala Pasikian Pacalang Bali Jro I Made Mudra.

Mudra terjun langsung untuk mengkoordinir dan melakukan pemantauan serta memastikan sinergitas di lapangan berjalan baik.

"Pasikian Pacalang Bali yang terdiri atas Pacalang Desa Adat dan Prajuru Pasikian Pacalang MDA Provinsi Bali demikian bersemangat dan penuh energi ketika bersama-sama di lapangan membangun sinergitas menjaga Bali dengan kepolisian," imbuhnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi