Aksi Kemanusiaan Srikandi Pemuda Pancasila Probolinggo di Hari Sumpah Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2020 : 23.30
Semua unit kerja Srikandi Pemuda Pancasila di 24 kecamatan menghadiri baksos yang dipusatkan di Kantor Desa Gending Kecamatan Gending Rabu 28 Oktober 2020/Syahroni Sakti Istione

Probolinggo - Memperingati hari kelahiran oormas Pemuda Pancasila ke-61, yang bertepatan Hari Sumpah Pemuda DPC Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Probolinggo menggelar bakti sosial donor darah.

Semua unit kerja Srikandi Pemuda Pancasila di 24 kecamatan menghadiri baksos yang dipusatkan di Kantor Desa Gending Kecamatan Gending Rabu 28 Oktober 2020.

Ketua Srikandi Pemuda Pancasila Probolinggo, Fatmwati, mengajak jajarannya menyumbangkan darah sebab setetes darah untuk negeri, sangat berarti bagi orang lain.

"Setetes darah ini.untuk masyarakat yang membutuhkan, acara ini kebetulan bertepatan hari lahirnya Pemuda Pancasila, apa yang kami lakukan ini, semoga sedikit bisa membantu sesama," ucap Fatmawati.

Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Saiful Haq A Haris turut mendonorkan darah untuk kepentingan kemanusiaan dan memberikan contoh kepada semua anggota agar semangat.

"Sebagian pendonor yang baru, ketika melihat jarum merasa deg-degan, karena baru pertama kali donor darah," ungkap Haris. 

Sebenarnya, acara baksos donor darah, tidak hanya khusus untuk anggota PP namun untuk semua masyarakat termasuk kalangan jurnalis.

"Saya ikut donor darah, demi mereka yang membutuhkan, perjuangan tidak harus meneteskan darah ke tanah negri ini, ini sebagian perjuangan dan memang saya sudah sering donor darah," tutur jurnalis Kabarnusa.com Biro Probolinggo, Syahroni.

Syahroni berharap, baksos donor darah seperti ini sering dilakukan PP dan memotivasi organisasi masyarakat lainnya, demi kemanusiaan.

Masyarakat sebenarnya antusias mengikuti baksos donor darah, namun karena digelar sehari sehingga hanya bisa melayani 26 pendonor yang memenuhi syarat.

Sebanyak 26 kantong darah terkumpul terdiri golongan darah A 4 kantong, golongan darah B-9 kantong.AB-1kantong.

Eko Prasetyo anggota PMI Kabupaten Probolinggo mengaku pihaknya banyak menolak karena masih banyak warga yang tidak memenuhi persyaratan,seperti tensi darah terlalu rendah, berat badan kurang.dan lainnya. (ron)

Bagikan Artikel

Rekomendasi