Wagub Bali: Penerapan Potokol Kesehatan Sejalan Konsep Tri Hita Karana

Selasa, 01 September 2020 : 12.11

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati

Denpasar - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau dipanggil Cok Ace mengungkapkan penerapan protokol kesehatan akibat pandemi Covid-19 bukan sekedar menciptakan kebiasaan yang bersih secara fisik atau kasat mata saja, melainkan merupakan konsep bersih yang memang menjadi konsep hidup di Bali yakni konsep Tri Hita Karana.

Untuk itu, dia mengajak semua pihak dari berbagai sektor menggunakan kesempatan pandemi Covid-19 ini memikirkan dan bersama-sama mencari solusi bagi keberlangsungan dan pemahaman budaya Bali, manusia Bali dan alam Bali yang tetap harus bersatu dalam kesatuan sekaligus menjadi komitmen yang diperjuangkan pada masa mendatang.

Wagub menyampaikan itu, saat menjadi salah satu pembicara dalam webinar yang diselenggarakan oleh Pusat Unggulan Pariwisata Universitas Udayana, Senin (31/8/2020).

Cok Ace menambahkan Bali menjadi daerah yang amat sangat terdampak karena mengalami penurunan kunjungan wisatawan yang mengakibatkan mati surinya perputaran ekonomi hingga hampir 100 persen.

Berbagai upaya sudah dilakukan oleh Pemprov Bali tentang protokol tatanan era baru agar masyarakat Bali kembali produktif dan aman dari Covid-19.

Dalam hal ini kebersihan telah menjadi kebiasaan baru dan realitas temporal.

Apabila pandemi Covid-19 sudah selesai kami mengharapkan agar pola kebiasaan tatanan era baru tetap dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, karena protokol kesehatan memiliki nilai relevan jika dicermati dengan teliti.

"Dimana protokol kesehatan merupakan bagian terkecil saat kita saling berinteraktisi antara satu dengan yang lainnya,” ungkapnya.

Ditegaskan lagi, penerapan protokol kesehatan akibat pandemi Covid-19 ini dianggap bukan sekedar menciptakan kebiasaan yang bersih secara fisik atau kasat mata saja, melainkan merupakan konsep bersih jika dipandang dari sudut dan unsur niskla adalah sebuah hal yang memang menjadi konsep hidup di Bali yakni konsep Tri Hita Karana.

Sebagai manusia kita berkewajiban menjaga hubungan yang harmonis antara manusia dengan Sang Pencipta (Tuhan), menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan manusia dan menjaga hubungan yang harmonis antara manusia dengan lingkungan.

Selain itu konsep Tat Twam Asi dimana “Aku adalah Kamu dan Kamu adalah Aku” dimaknai dalam kewajiban menggunakan masker di masa pandemi. 

Dengan arti lain maskerku berfungsi untuk melindungi dan menjaga kesehatanmu dan begitu juga sebaliknya bahwa masker yang kamu paka akan melindungi dan menjaga kesehatan dan keselamatanku dan juga orang disekitar kita,” imbuh Cok Ace.

Jika diambil hikmah dari wabah Covid-19 ini akan sangat berkaitan dengan visi pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” dimana keterkaitan untuk saling menjaga dan saling membutuhkan adalah hal utama yang perlu ditingkatkan. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi