Wagub Ajak ICA bersama Lawan Pandemi Covid-19

Senin, 07 September 2020 : 06.44
Menurutnya data terakhir kasus Covid di Bali hingga saat ini tercatat 6.071 kasus dengan angka kesembuhan sekitar 81,16% dan angka kematian terus meningkat hingga 1,38%./ist

Gianyar - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menyampaikan “Chef adalah salah satu profesi yang memiliki peranan penting dalam ikut mewarnai indahnya dunia pariwisara tersebut karena kuliner sudah menjadi bagian penting yang menjadi daya tarik wisata.

Hal ini di sampaikan pada sambutan pada acara Pelantikan Indonesian Chef Association (ICA) bertempat di Hotel Royal Pitamaha, Ubud, Gianyar, Minggu (06/09/2020).

“Sehingga saya mengajak semua kalangan pariwisata termasuk ICA mengambil momentum ini untuk bergerak bersama, bersatu melawan pandemi ini sehingga pariwisata Bali bisa segera pulih,” imbuhnya di hadapan puluhan chef profesional dari berbagai hotel dan restoran di Bali.

Menurutnya data terakhir kasus Covid di Bali hingga saat ini tercatat 6.071 kasus dengan angka kesembuhan sekitar 81,16% dan angka kematian terus meningkat hingga 1,38%.

“Meskipun angka ini relatif kecil dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Indonesia, akan tetapi beberapa hari terakhir terjadi lonjakan yang cukup tajam dan kita harus waspada,” gugahnya.

Selain masyarakat, seluruh pelaku pariwisata diharapkan bisa melaksanakan protokol kesehatan dan fasilitas-fasilitas pariwisata yang dikelola.

“Sebagai orang yang bergerak di dunia pariwisata, kita harus menjadi pelopor dalam menunjukkan disiplin penerapan protokol kesehatan. Dan saya apresiasi asosiasi pariwisata yang berinisiatif untuk melakukan standardisasi protokol kesehatan pada tempat wisata berdasarkan tatanan kehidupan era baru,” imbuh Guru Besar ISI Denpasar tersebut.

Apalagi saat ini pemerintah telah menerbitkan Pergub no 46 tahun 2020 tentang protokol kesehatan utnuk itu masyarakat semakin peduli untuk menjalankannya.

Ia juga mengaku awalnya pemprov Bali berencana untuk membuka pariwisata pada tanggal 11 September ini untuk dunia internasional, namun sekali lagi, kewenangan itu ada di pemerintan pusat.

“Selama permenhumkam RI nomor 11 tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk ke Wilayah Negara RI masih berlaku, maka Bali pun harus taat akan aturan itu,” jelasnya.

Selain itu ia mengaku Indonesia masih termasuk zona merah, sehingga pemerintah negara sahabat juga masih melatang warganya untuk bepergian ke Indonesia.

“Belum ada satupun negara di dunia yang memberlakukan kebijakan untuk mengijinkan warganya berwisata ke luar negeri. Untuk itu, saat ini mari tugas kita bersama untuk membangun citra masyarakay Bali dengan patuhi protokol kesehatan. Kita tunjukkan ke dunia bahwa Bali sangat peduli dan mampu mengendalikan Covid-19 ini,” tandasnya. (lif)

Bagikan Artikel

Rekomendasi