Unud Harapkan Pangdam Udayana Terus Perkuat Kerja Sama Putus Penyebaran COVID-19

Rabu, 09 September 2020 : 20.41

 

  Rektor Universitas Udayana Prof A.A Raka Sudewi yang intinya menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena sejak awal terjadinya wabah Covid–19, Kodam IX/Udayana selalu berperan aktif berpartisipasi dengan Dinkes dan IDI Provinsi Bali dalam melakukan penanggulangan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Provinsi Bali./ist

Denpasar
- Dekan Fakultas Kedokteran Unud, Prof I Ketut Suyasa dalam sambutannya menyampaikan bahwa jajaran kesehatan berterima kasih kepada Kodam IX/Udayana karena telah ikut serta dalam penanggulangan dan mencegah penyebaran Covid-19 serta juga mengantisipasi dan memutus penularan Covid-19.

“Kami berharap dengan kepemimpinan Pangdam IX/Udayana beserta jajarannya yang bekerjasama dan bersinergitas dengan semua pihak, sangat diperlukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 untuk bisa memulihkan keadaan dan perekonomian khususnya di Provinsi Bali,” harap Dekan.

Demikian juga pada sambutan  Rektor Universitas Udayana Prof A.A Raka Sudewi yang intinya menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena sejak awal terjadinya wabah Covid–19, Kodam IX/Udayana selalu berperan aktif berpartisipasi dengan Dinkes dan IDI Provinsi Bali dalam melakukan penanggulangan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Provinsi Bali.

“Saya selaku Pangdam IX/Udayana mewakili seluruh Anggota Kodam IX/Udayana, merasa bangga dan mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Rektor Unud khususnya kepada Fakultas Kedokteran Udayana, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Bali dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali yang telah memberikan Penganugerahan Apresiasi Bidang Kesehatan kepada Kodam IX/Udayana dalam penanggulangan Covid-19 di wilayah Bali," ucap Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam menyampaikan, sudah enam bulan lebih bangsa Indonesia termasuk Bali berjuang untuk menanggulangi wabah pandemi Covid-19 dan sudah banyak penduduk dunia yang terpapar Covid-19 serta meninggal dunia. Sementara itu di Indonesia sendiri, Bali menempati urutan ke 8 dengan 6.385 orang positif Covid-19 dan 116 orang meninggal dunia.

Kemudian Pangdam menyampaikan bahwa wabah pandemi Covid-19 juga menimbulkan dampak yang luar biasa dalam berbagai kehidupan rakyat Indonesia terutama dampak sosial dan ekonomi, jika tidak segera diatasi akan berdampak pada stabilitas pertahanan dan keamanan.

"Saya selaku Pangdam IX/Udayana telah berupaya menggerakkan semua sumber daya yang dimiliki Kodam IX/Udayana untuk mendukung pemerintah daerah di Provinsi Bali dalam berperang melawan Covid-19," tegas Pangdam.

Guna memenuhi kebutuhan akan plasma konvalesen, Kodam IX/Udayana juga sudah menyelenggarakan donor darah plasma konvalesen, walaupun donor plasma ini masih belum maksimal karena masih cukup banyak potensi pendonor yang ada di masyarakat yang belum mendonorkan darahnya, tentunya ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama, ujar Pangdam.

Diakhir amanatnya Pangdam menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana, termasuk juga para dokter, perawat dan tenaga medis yang dengan tangan terbuka selalu siap maju menangani para pasien Covid-19 dan tanpa lelah melakukan penyelamatan pasien Covid-19.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua pahlawan yang berjuang di garda terdepan dalam melawan Covid-19, semoga pandemi ini secepatnya berakhir, bumi kita pulih, dan kita bisa kembali beraktivitas seperti biasa, Bali Bangkit Bebas Covid,” ucap Pangdam.(lif)

Bagikan Artikel

Rekomendasi