Pengurusan SIM Card Prabayar XL Baru, Pelanggan Jangan Lupa Sertakan KTP

Minggu, 13 September 2020 : 09.47
Staf pelayanan XL Center Adisucipto, Yogyakarta saat melayani pelanggan/Agus Nugroho Purwanto

Yogyakarta - Menyertakan identitas asli Kartu Tanda Penduduk (KTP) menjadi syarat penting dan mutlak harus dimiliki pelanggan  jika hendak mengurus kartu atau SIM Card Prabayar yang baru baik karena rusak atau hilang.Operator seluler di Indonesia menunjukkan kinerja cukup baik.

Seperti diketahui, maraknya kejahatan secara online, mulai meresahkan masyarakat dunia tidak terkecuali di Indonesia.

Penyalahgunaan database pribadi sampai dengan pembobolan akun di dunia maya menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat pengguna jasa online.

Database yang berlalu lintas di dunia maya, menjadi pekerjaan menarik bagi para pihak yang tidak bertanggungjawab. Ketidaksempurnaan sebuah sistem dan lemahnya perlindungan data atasnama pribadi, menjadi celah yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan di dunia online.

Hal ini, tentu saja menjadi dorongan setiap perusahaan yang berhubungan dengan banyaknya data base yang mereka terima, untuk membuat aturan atau kebijakan dimana ditujukan untuk melindungi data base customer.

Tentu saja, hal ini bukanlah hal yang mudah, karena jika perusahaan gagal dalam melindungi data base salah satu customernya yang sah, maka akan menimbulkan efek domino bagi para pelaku dunia kejahatan online.

Hal ini, tentu saja dapat merugikan customer atau bahkan pelanggan tetap mereka. Saat ini, adanya kecanggihan dan banyaknya aplikasi pada smartphone telah menjadi jantung bagi aktivitas sehari hari.

Sebagai contoh, hanya dengan memakai satu smartphone, kapanpun dan dimanapun berada, tetap dapat melakukan berbagai macam kegiatan dan transaksi yang ada.

Tentunya, itu memudahkan dalam menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Hanya dengan satu genggaman tangan, dunia terasa dapat kita kendalikan.

Namun hal ini ternyata tidak dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat kita, beberapa dari mereka masih ada yang merasa takut atau enggan menyelesaikan pekerjaannya dengan memanfaatkan fasilitas dari smartphone.

Pastinya dengan semua data data pribadi yang pernah anda unggah, data yang dibutuhkan untuk validasi dapat berakibat seperti disalah gunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Beberapa operator selular seperti PT XL Axiata, sudah menerapkan prosedur persyaratan membawa identitas asli seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP)  dan Kartu Keluarga (KK) bagi pelanggan yang ingin mengurus kembali SIM Card atau kartu XL yang misalnya rusak atau hilang.

Hal itu juga telah diberlakukan di XL Center Adisucipto, Demangan Baru, Catur Tunggal, Depok Yogyakarta.

Pada Kamis 10 September lalu, saat wartawan Kabarnusa.com, Agus Nugroho Purwanto, mengurus kartu Prabayar XL yang hilang, staf pelayanan pelanggan menyodorkan persyaratan yang mesti dipenuhi.

Syarat KTP asli mutlak harus ditunjukkan pelanggan. Jika tidak bisa menunjukkan karena tertinggal atau sebab lainnya, maka pengaduan tidak bisa diproses lebih lanjut.

Agus yang saat itu, tidak membawa KTP karena tertinggal, sebenarnya sudah meninggalkan surat keterangan kehilangan asli dari kepolisian. Surat keterangan perekaman atau KTP sementara diberikan bagi mereka yang tidak memiliki atau kehilangan KTP.

Demikian juga, SIM maupun Paspor ditunjukkan dengan harapan agar aduannya ditanggapi namun staf bersikeras, harus menujukkan KTP asli karena hal itu sudah menjadi prosedur.

Belajar dari pengalamannya, Agus mengingatkan pelanggan yang akan mengurus sim card yang hilang atau rusak, agar jangan sampai lupa membawa identitas KTP asli, agar dapat diproses untuk penerbitaan sim card yang baru. (anp)

Bagikan Artikel

Rekomendasi