Nusa Penida Masuk KPPN, Rumput Laut Kembali Menjadi Primadona

Kamis, 17 September 2020 : 21.06
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat meninjau budidaya rumput laut di Nusa Penida/ist

Semarapura - Dengan masuknya Nusa Penida sebagai Kawasan Pedesaan Prioritas Nasional (KPPN) maka rumput laut hasil pertanian di Nusa Penida yang dulu sempat mati suri akibat perkembangan pariwisata kini menjadi primadona kembali.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi perbekel Desa Lembongan I Ketut Gede Arjaya mengumpulkan kelompok petani rumput laut di kediaman Bupati Klungkung I Ceningan Nusa Penida pada rabu (16/9/2020) malam.

Suwirta menyampaikan sebelum COVID-19, bulan juli 2018, terjadi kelangkaan rumput laut, mengetahui hal tersebut,  dia menugaskan instansi terkait untuk mencari tahu penyebabnya.

Dari penelurusan dan kajian, matinya rumput laut di Nusa Lembongan karena perilaku masyarakat yang lebih memilih sektor pariwisata.

Pada masa pandemi, muncul beberapa permasalahan yakni lahan, pertumbuhan rumput laut, dan saat ini sebagian masyarakat Nusa Penida menjadikan hasil panen rumput laut sebagai sumber pendapatan mereka secara berkelanjutan serta harga dari rumput laut tersebut.

Bersama instansi terkait sudah membuat MoU antara Koperasi dengan Pengepul dan mengupayakan agar Kabupaten Klungkung melalui titik ungkit yakni Nusa Penida menjadi Kawasan Pedesaan Prioritas Nasional (KPPN) sehingga berhasil.

Nantinya dana tersebut sebagian digunakan untuk membuat pelatihan kepada para petani rumput laut agar kepastian harga lebih terjamin. "Saya harap masyarakat Lembongan tetap semangat menjalani pekerjaan ini," harap Bupati asal Ceningan ini.

Dengan pengalaman pada masa Pandemi Covid-19, walaupun nantinya pariwisata sudah kembali normal, agar rumput laut jangan sampai ditinggalkan, ujar Bupati Suwirta. Saat sektor pariwisata maju, alternatif ekonomi di Lembongan terutama rumput laut, harus tetap hidup dan dilanjutkan.

Ketua Kelompok Budidaya Rumput Laut Segara Raksa, Suarbawa menyarankan untuk keberlanjutan budidaya rumput laut, harus mempunyai strategi-strategi diantaranya dalam hal mempertahankan berbagai jenis bibit rumput laut, agar bisa mengetahui lokasi dan musim apa bibit bisa tumbuh.

Dia bersyukur Pemkab Klungkung hadir dalam rangka penyesuaian harga rumput laut di pasaran. "Saya harapkan teman-teman kelompok kedepannya agar tidak apriori terhadap lembaga-lembaga tetapi harus bekerjasama," harap Suarbawa. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi