Melalui Webinar, Astra Motor Bali Gandeng Kepolisian Edukasi Safety Riding Bagi Mahasiswa

Rabu, 23 September 2020 : 18.27

Denpasar – Astra Motor Bali berkolaborasi dengan Polda Bali menggelar webinar Safety Riding untuk mahasiswa/i dari Universitas I T B STIKOM Bali. (23/9/2020).

Kegiatan ini menjadi tantangan tersendiri selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Bali untuk selalu mensosialisasikan kampanye berkendara yang baik dan benar di jalan raya.

Diikuti oleh 44 mahasiswa/i, edukasi safety riding diawali dengan pemaparan kondisi penyebab kecelakaan lalu lintas yang salah satunya karena tidak menggunakan helm saat menggunakan sepeda motor.

Dengan memanfaatkan media digital, aktivitas safety riding saat ini secara rutin tetap dilakukan dengan cara seminar online atau yang sering disebut webinar.

"Saat ini masyarakat sudah mulai padat melakukan aktivitas guna memenuhi kebutuhannya," ujar Gede Oka selaku Kasi Managemen Operasional Rekayasa Subdit Kamsel Ditlantas Polda Bali.

Alat transportasi dan ruang lalulintas menjadi perhatian utama karena diperlukan lalulintas yang nyaman dan aman saat masyarakat berkendara sebagai salah satu upaya untuk menekan angka kecelakaan.

Memelihara keamanan, ketertiban dan membangun budaya sadar diri berlalulintas yang tertib menjadi konsen utama dan diharapkan masyarakat mulai menjalankannya, seperti misalnya melakukan pengecekan fisik kendaraan, cek stnk, kelengkapan berkendara dan dipastikan tidak dalam pengaruh alcohol.

Hal ini penting dilakukan oleh siapapun yang akan berkendara menggunakan sepeda motor dan ditambahkan bahwa menggunakan masker untuk saat ini adalah hal wajib dilakukan sesuai protokol kesehatan.

"Kami berharap masyarakat terutama mahasiswa yang saat ini sedang melakukan webinar ini, konsisten untuk memekai helm dan menggunakan masker saat keluar rumah dengan sepeda motor, jangan dibalik, menggunakan masker tapi tidak menggunakan helm, karena keduanya sama-sama penting untuk keselamatan dan untuk kesehatan," sambungnya.

Team safety riding Astra Motor Bali yang di pandu oleh Yosept Klaudius menyampaikan dalam materinya bahwa jika membahas safety riding tentunya berhubungan dengan kecelakaan dilalulintas.

"Selama berkendara dijalan raya selain dari faktor manusia, perlu juga memperhatikan aspek lingkungan yaitu kondisi jalan, kondisi cuaca, pengguna jalan lain maupun dari sisi berkendara diantaranya perawatan yang kurang baik dan modifikasi yang berlebihan/tidak tepat,” ujar Yosept.

Karena faktor utama penyebab kecelakaan adalah dari dominan faktor manusia karena kurangnya pengetahuan berkendara yang tepat,tehnik berkendara, kondisi fisik dan emosional.

"Webinar kali ini menyasar mahasiswa sebagai salah satu user yang aktif dijalan raya," ujar Iswahyudi.

Harapannya dengan konsistennya melakukan edukasi dan sosialisasi safety riding dapat mematangkan keterampilan peserta dalam mengendarai sepeda motor secara aman untuk dirinya sendiri dan untuk orang lain.

"Karena penyebab kecelakaan lebih besar karena prilaku berkendara yang kurang tepat dan disiplin selama berkendara," tutupnya. (riz)

Bagikan Artikel

Rekomendasi