Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 34 Orang di Denpasar

Sabtu, 26 September 2020 : 21.28
ilustrasi/youtube

Denpasar - Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar bertanbah sebanyak 34 orang sehingga penambahan tersebut otomatis meningkatkan prosentase kesembuhan pasien komulatif menjadi 91,12 persen.

Untuk kasus positif diketahui bertambah sebanyak 19 orang yang tersebar di 10 wilayah desa/kelurahan.

“Update perkembangan Covid-19 di Kota Denpasar, kasus positif tercatat bertambah sebanyak 19 orang dan kasus sembuh bertambah sebanyak 34 orang, prosentase kesembuhan pasien tembus angka 91,12 persen, kami tetap mengajak seluruh masyarakat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan mengingat kasus covid 19 masih terus terjadi penularan kembali,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Sabtu (26/9/2020).

Secara kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 2.297 kasus, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 2.093 orang (91,12 persen), meninggal dunia sebanyak 44 orang (1,91 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak  160 orang (6,97 persen).

Angka kasus positif covid 19 di Kota Denpasar dalam beberapa hari terakhir ini mengalami fluktuatif, untuk itu kami berharap kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di masyarakat, mulai dari cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak tetap ditingkatkan.

Masyarakat agar lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi.

"Hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi, disamping juga ada klaster upacara keagamaan dan klaster perkantoran," ujar Dewa Rai.

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas.

"Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas," tutupnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi