HAMI Apresiasi Gubernur Anies yang Tidak Mewajibkan SIKM Bagi Advokat

Kamis, 10 September 2020 : 19.23
Advokat senior Razman Nasution saat tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai disambut panitia Musda ke-1 Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Provinsi Bali/ist

Denpasar - Advokat senior Razman Nasution memberikan apresiasi kepada Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI Jakarta) Anies Baswedan yang tidak memberlakukan profesi pengacara sebagai golongan profesi yang wajib melakukan pengurusan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) saat dimulainya kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 14 September 2020.

Razman menyampaikan itu sesaat setelah mendarat di Bali untuk membuka penyelenggaraan acara Musyawarah Daerah (Musda) Ke-1 Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Advokat Muda Indonesia Bersatu (HAMI) Provinsi Bali yang dilaksanakan Jumat 11 September 2020.

Menurut Razman, profesi advokat sejatinya harus dipandang sebagai tugas pengemban amanah negara demi terciptanya 'Justice For All' yang harus mendampingi masyarakat (Klien) beracara di peradilan di seluruh Indonesia.

"Jadi kami para pengacara telah menyurati Gubernur Anies Baswedan untuk mengecualikan pengurusan SIKM untuk para advokat demi kepentingan hukum dan kami bersyukur hal tersebut dipenuhi," terang Razman, Kamis (10/9/2020).

Tim Panitia Pelaksana dengan antusias menjemput kedatangan perwakilan Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Advokat Muda Indonesia yang diwakili Razman Arif Nasution di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Panitia pelaksana acara Musda I HAMI Bersatu Bali sangat mengapresiasi kedatangan perwakilan DPP HAMI Bersatu dan ini merupakan momen yang tidak akan dapat dilupakan sepanjang sejarah.

"Tentunya bagi kami seluruh panitia merupakan Tunas HAMI Bersatu Bali, tidak bisa melupakan ini sepanjanh sejarah," tutur Ketua panitia pelaksana Egidius Klau sekaligus Kordinator Tunas HAMI Bersatu Bali.  (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi