Generasi NU Milenial Bali Dukung Penuh Kepemimpinan KH Abdul Aziz

Senin, 07 September 2020 : 14.19
Tokoh muda NU Miftachur Rohman (kiri) menyampaikan ucapan "Selamat & Sukses Konferwil VII Pimpinan Wilayah NU Provinsi Bali" 

Denpasar - Terpilinya KH Abdul Aziz sebagai Ketua Tanfidziyah PW NU Provinsi Bali untuk masa khidmat 2020 - 2025,"mendapat dukungan penuh dari generasi NU milenial.

Pengurus Wilayah (PW) NU Provinsi Bali menggelar Konferwil VII di Harris Hotel & Convention Denpasar Minggu 6 September 2020  atau 14 Muharram 1442 H dengan agenda pemilihan PW NU Provinsi Bali.

Tema diangkat Konferwil, "Meningkatkan Penyamabrayaan Potensi Generasi Milenial Menyongsong Satu Abad Nahdlatul Ulama". Tokoh muda NU Miftachur Rohman menyampaikan ucapan "Selamat & Sukses Konferwil VII Pimpinan Wilayah NU Provinsi Bali" 

Sebagai salah satu bagian dari NU Milenial Bali, Rohman menyampaikan pandangan dan harapannya terhadap kepemimpinan NU ke depan di Pulau Dewata.

Meski dalam kondisi kurang sehat, namun Rohman tetap memantau dan bersyukur Konferwil berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang terbaik untuk umat.

"Selamat dan Sukses atas terpilihnya kembali KH Abdul Azis, sebagai Ketua Tanfidziyah PW NU Provinsi Bali utk masa khidmat 2020 - 2025," ucap pria asal Tulungagung Jawa Timur ini, Senin (7/9/2020).

Ucapan selamat juga disampaikan kepada KH Noorhadi al Hafidz yang didapuk menjadi Rais Syuriah PW NU Provinsi Bali yang akan melanjutkan program-program NU Bali dalam menyongsong Satu Abad NU.

Menurut Rohman, selama ini, selaku NU Milenial, merasakan di bawah kepemimpinan sosok Kyai Azis, NU di Bali sangat berkembang. Salah satu bukti capaian it,u kelahiran ISTNUBA (Institut Sains & Teknologi Nahdlatul Ulama Bali), 

"Ini merupakan terobosan baru khususnya bagi kami warga NU dan NU Milenial yang ada di Bali," kata Rohman menegaskan. Dengan adanya ISTNUBA, hal itu membuktikan bahwa NU di Bali juga memiliki peranan penting dalam mengembangkan pendidikan untuk masyarakat di Bali.

"Kami akan selalu mendukung hal tersebut, "Bersama Kita Bisa"," ungkap Rohman yang juga Ketua PD Satria Provinsi Bali ini 

Pihaknya bersama kaum NU Milenial lainnya, mendoakan agar kepemimpinan Kyai Aziz, di Tanfidiyah NU Bali bersama Kyai Noorhadi sebagai Rais Syuriah bisa berjalan dengan baik dalam membawa NU ke depan menjadi lebih baik dan  membawa kemaslahatan umat dan bangsa.

"Kami selalu, berdoa semoga beliau mampu melanjutkan kembali perjuangan untuk NU di Bali tentunya bersama-sama potensi semua pihak seperti PC (Pimpinan Cabang) di seluruh Bali dan Banom-banom yang ada," imbuh Rohman yang juga aktif di beberapa kegiatan kepemudaan dan sosial kemasyarakatan tersebut.

Diketahui, dalam Konferwil VII memilih kembali Ketua Tanfidziyah PW NU Bali periode lima tahun mendatang. Awalnya, ada ada 3 usulan nama dari Ketua PC seluruh Bali masing-masing kandidat calon ketua yaitu KH Abdul Azis, S.Pdi (8 suara), H. Masrur Makmur (1 suara) dan H. Puji Pujianto, S.Adm (1 suara).

Akhirnya, dalam proses pengambilan suara, memutuskan memilih kembali KH Abdul Aziz, sebagai Ketua Tanfidhiyyah PWNU Bali periode 2020-2025. KH. Samsul Hadi, memimpin jalanya sidang sesuai AD/ART yang telah diatur dan disepakati dalam Tata Tertib Pleno Konferwil VII PWNU Bali.

Mekanisme penentuan bakal calon ketua Tanfidiyah PWNU Bali adalah dengan menghimpun suara dari para ketua Tanfidziyah PCNU se-Provinsi Bali dan Ketua Tanfidziyah PWNU Provinsi Bali.

Jumlah keseluruhan terdapat 10 suara sah yang terdiri dari 9 ketua Tanfidziyah PCNU dan 1 suara Ketua Tanfidziyah PWNU Bali.

Rapat terlebih dahulu, menentukan Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) yaitu tujuh orang nama yang diusulkan dari majelis AHWA sebagai calon Rois Syuriah PWNU Bali periode 2020-2025. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi