BNPB: Banjir di Kabupaten Tanah Bumbu Mulai Surut

Sabtu, 05 September 2020 : 20.33

Banjir terjadi di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan sebagaimana yang dilaporkan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Sabtu

Jakarta - Banjir yang terjadi di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan telah berangsur-angsur surut, sebagaimana yang dilaporkan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Sabtu (5/9) pukul 09.00 WIB.

Sebelumnya dilaporkan bahwa banjir yang dipicu oleh tingginya intensitas hujan dan meluapnya Sungai Satui telah merendam sedikitnya 11 desa di dua kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan pada Rabu (2/9).

Adapun 11 desa yang terdampak meliputi Desa Sinar Bulan, Desa Sungai Danau, Desa Sejahtera Mulia, Desa Satui Barat, Desa Jombang, Desa Makmur Mulia dan Desa Satui Timur di Kecamatan Satui. Kemudian Desa Sumber Baru, Desa Angsana, Desa Mekar Jaya dan Desa Karang Indah di Kecamatan Angsana.

Banjir tersebut dilaporkan merendam kurang lebih 3.804 rumah, area persawahan seluas 8 hektar dan lahan pertanian seluas 155 hektar di Kecamatan Satui. Selanjutnya kurang lebih 133 rumah, tanaman 150,6 hektar juga terendam banjir di Kecamatan Angsana.

Banjir juga berdampak pada 3.854 KK/12.584 jiwa dan sedikitnya 60 KK/221 jiwa di Kecamatan Satui terpaksa mengungsi. 

Sedangkan di Kecamatan Angsana ada sebanyak 133 KK/437 jiwa yang terdampak dan pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu telah melakukan kaji cepat, evakuasi warga dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Selain itu, TRC BPBD Kabupaten Tanah Bumbu bersama tim gabungan telah mendirikan dapur umum yang tersebar di beberapa desa, meliputi Desa Sinar Bulan, Desa Jombang, Desa Sungai Danau, dan Desa Sejahtera Mulai.

Hingga siaran pers ini dibuat, Tinggi Muka Air (TMA) di Kecamatan Satui telah mencapai 150 sentimeter dan Kecamatan Angsana air sudah mulai surut, dari laporan sebelumnya yakni 300-400 sentimeter. Sementara itu tidak ada laporan jatuhnya korban jiwa akibat bencana tersebut.  ( imh )

Bagikan Artikel

Rekomendasi