Tiga Hari dalam Pencarian, Nelayan Ditemukan Tak Bernyawa

Selasa, 11 Agustus 2020 : 20.17

Korban diketahui bernama Hengel setelah tiga hari dalam pencarian, ditemukan Selasa (11/8/2020) pukul 18.05 Wita oleh nelayan yang sedang melaut/Basarnas Bali
Badung - Tim SAR gabungan menemukan nelayan yang sempat hilang saat jukungnya dihantam ombak dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Korban diketahui bernama Hengel setelah tiga hari dalam pencarian, ditemukan Selasa (11/8/2020) pukul 18.05 Wita oleh nelayan yang sedang melaut. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada mengungkapkan korban ditemukan nelayan asal Peti Tenget Badung.

"Saksi melihat tubuh korban terapung-apung dan langsung mengangkatnya ke dalam sampan," terang Darmada.

Sebelumnya, 2 orang nelayan pergi melaut menggunakan jukung pada Sabtu (8/8/2020) sore, namun ketika hendak kembali keesokan pagi, jukung mereka terhantam ombak dan terbalik. 

Satu korban selamat atas nama Atoh (35), sementara korban yang dilaporkan hilang saat itu bernama Hengel.

Lokasi penemuannya pada jarak 4,5 NM arah 355° dari LKP (koordinat 08°40’34,4’’ S – 115°8’32,1’’E), selanjutnya dibawa ke Dermaga Kedonganan.

Laporan penemuan itu didapat petugas siaga Basarnas Bali dari Polairud Kedonganan atas nama Made Sumitra.

Operasi SAR sudah dilakukan selama 3 hari, dan pagi tadi oleh SRU laut menyisir menggunakan 2 unit jet ski dan 1 unit rubber boat. 

"Pencarian juga dilakukan SRU darat dengan mengamati di sepanjang bibir pantai. "Hari ini total area pencarian kurang lebih seluas 6,74 NM²," ungkapnya.

Dia menegaskan dengan adanya penemuan jenasah dan telah dipastikan identitasnya adalah nelayan yang hilang di Perairan Pantai Kedonganan maka operasi SAR dihentikan.

Dilaporkan sebelumnya, 2 orang nelayan pergi melaut menggunakan jukung Atoh (35) dan Hengel pada Sabtu (8/8/2020) sore, namun ketika hendak kembali keesokan pagi, jukung mereka terhantam ombak dan terbalik.

Satu korban selamat atas nama Atoh (35), sementara korban yang dilaporkan hilang saat itu bernama Hengel.

Pada pukul 19.40 Wita  jenasah Hengel dievakuasi menuju RSUP Sanglah menggunakan ambulance  Potensi SAR  115.  (rhm)


Bagikan Artikel

Rekomendasi