Perubahan Perilaku Merupakan Cara Memutuskan Rantai Penularan Covid-19

Minggu, 16 Agustus 2020 : 14.16

Menurut Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo menegaskan perubahan perilaku merupakan cara mutahir memutuskan rantai penularan Covid-19./ist
 Jakarta- Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo mengatakan bahwa implementasi dari pada perubahan perilaku untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 tersebut adalah melalui disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau kita bisa melakukan perilaku hanya dengan disiplin, disiplin dan disiplin serta patuh pada protokol kesehatan maka kita akan mampu memutus mata rantai penularan,” ujar Doni.

Menurut Doni, perubahan perilaku disiplin protokol kesehatan akan menjadi kekuatan masyarakat, sebab hingga hari ini belum ditemukan obat COVID-19.

Sehingga dalam hal ini, dia meminta agar masyarakat dapat menerapkan perubahan perilaku sampai vaksin dapat diberikan.

"Ini menjadi kekuatan kita, karena sampai hari ini obat COVID-19 belum ada. Vaksin pun baru bisa efektif beberapa bulan ke depan. Sehingga ada banyak kejadian yang mungkin terjadi menjelang vaksin diberikan kepada masyarakat,” jelas Doni.

Adapun kaitan dengan perubahan perilaku ini menurut Doni, adalah bagaimana menumbuhkan kesadaran kolektif dan peran dari seluruh komponen bangsa.

Dalam hal ini, Doni menekankan akan pentingnya peran kolaborasi pentaheliks berbasis komunitas untuk memberikan sosialisasi kepada seluruh aspek.

Doni juga menekankan pemahaman dan pengertian bahwa COVID-19 berbahaya dan proses seseorang terpapar COVID-19 itu adalah orang lain.

Oleh sebab itu, melalui fungsi edukasi, sosialisasi dan mitigasi ditambah tiga hal penting protokol kesehatan yakni mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, memakai masker dan menjaga jarak harus diimplementasikan dengan baik.

"Harus senantiasa diingatkan. Kalau kita bisa melindungi diri sendiri, maka kita menjadi bagian dari pahlawan kemanusiaan. Karena kita bisa menyelamatkan jiwa manusia,” tegas Doni.(lif)

Bagikan Artikel

Rekomendasi