Pendaftaran Calon Bupati dan Wabup, KPU Tabanan Berlakukan Prokes Covid-19 Secara Ketat

Jumat, 28 Agustus 2020 : 00.12

   Suasana Rapat Koordinasi Pengamanan Pendaftaran Pasangan Cabup dan Wacabup  Tabanan tahun 2020

TABANAN  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten  Tabanan memberlakukan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid -19 dengan sangat ketat dan berlapis pada saat  proses pendaftaran calon bupati (Cabup)  dan calon wakil bupati(Cawabup)  pada tanggal 4 - 6 Septermber 2020 mendatang. KPU Tabanan membatasi kehadiran massa pada tahapan Pilkada tersebut.

Hal itu diungkapkan Ketua KPU Tabanan I Gede Putu Weda Subawa saat Rapat Koordinasi Pengamanan Pendaftaran Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan tahun 2020, di Ruang Rapat, KPU Tabanan, Kamis (27/08/2020)

“Kami sepakat akn berlakukan protokol kesehatan pencegahan Covid -19 dengan ketat saat peroses pendaftaran calon bupati dan wakil bupati. Kami lakukan hal iniagar tidak terjadi klaster baru penyebaran Covid -19 ,” jelasnya.  

Menurut Putu Weda Subawa  pihaknya juga sudah memastikan akan membatasi jumlah orang yang masuk ke dalam ruangan pendaftaran di lantai II kantor KPU Tabanan. “Yang boleh masuk ke lantai II hanya pasangan calon bupati dan wakil bupati beserta istri, partai pengusung hanya Ketua , Sekertaris, Bendahara,   LO, serta dokumentasi dari parpol. Itu pun harus mengenakan name tag yang kami bagikan,” tandasnya.

Begitu juga dengan media atau jurnalis, hanya boleh masuk sampai di halaman kantor KPU dan tidak diperkenankan naik ke lantai II. “Untuk teman teman media kami  siapkan tempat  press rilis. Sedangkan foto dan gambar akan  kami siapkan,” tandasnya.  

Menurut Putu Weda Subawa, kepada teman-teman jurnalis pihaknya juga memberikan kesempatan dan waktu khusus untuk press rilis dari para kandidat usai pasangan calon melangsungkan pendafaran. “ Ketika seluruh peroses pendaftaran selesai. Pasangan calon akan menuju tempat press rilis yang telah kami siapkan. Sehingga teman teman media bisa secara langsung  wawancara dengan pasangan calon,” jelasnya.

Hal senada disampaikan oleh  Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan Luh Made Sunadi yang mengungkapkan  untuk kegiatan H-1 seluruh ruangan di KPU akan disemprot disifektatan sebagau upaya pengendalian penyebaran covid-19. Dijelaskan, saat hari H  pasangan calon  akan turun di Lapangan Alit Saputra, kemudian jalan kaki menuju kantor KPU melalui pintu utama di timur.

Sebelum masuk para kandidat akan dicek kelengkapan name tag, cek suhu tubuh, cuci tangan, dan diwajibkan memakai masker. Setelah itu para paslon yang didampingi  istri masing masing, pengurus partai pengusung yakni ketua sekertaris bendahara, satu orang dokumentasi dan LO dipersiapkan masuk.

Sementara itu berkas perlengkapan pendaftaran harus sudah ditaruh di dalam wadah box container yang nantinya sebelum diserahkan box container tersebut  disemprot menggunakan disifektan.   Setelah proses itu dilewati barulah pasangan calon diperkenankan masuk ke lantai II dan proses pendaftaran berjalan.

“Saya harap syarat-syarat berkas yang dibutuhkan sudah lengkap dibawa oleh pasangan calon. Agar tidak terjadi pengembalian berkas karena berkas tidak lengkap,” tegasnya.

Ditambahkanya, informasi yang ia dapatkan dari PDIP bahwa PDIP akan serentak mendaftarakan calon bupati dan wakil bupati seluruh Indonesia tanggal 4 September jam 10 waktu  setempat.  “Untuk calon lainya kami masih menunggu informasi lebih lanjut,” tandasnya. (Gus)

Bagikan Artikel

Rekomendasi