Peduli Petani dan Nelayan, Pemkab Karangasem Gelar Pasar Gotong Royong

Rabu, 26 Agustus 2020 : 23.00

Ketua Dekranasda Bali Putri Koster saat menghadiri pasar rakyat di Kuta/dok.Tambahkan teks

Amlapura -Pemerintah Kabupaten Karangasem akan menggelar Pasar qGotong Royong Krama Bali (PGRKB) pada awal Bulan September, pada Jumat 4 September 2020.

Rencananya, diselenggarakannya PGRKB yang merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 15036 Tahun 2020 tentang Program Gotong Royong Krama Bali akan digelar di Lapangan Tanah Aron Amlapura.  

Asisten Administrasi Ekonomi Pembangunan, I Made Suama mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karangasem telah melakukan pertemuan rapat dengan beberapa Kepa OPD terkait mebahas pelaksanaan PGRKB di Kabupaten Karangasem.

“Awal Agustus lalu memang telah kita rapatkan, bagaimana teknis dan persiapan menggelar Pasar Gotong Royong ini agar tetap memenuhi standar protokol kesehatan Covid 19,” tuturnya.

Lewat kegiatan PGRBK diharapkan dapat meningkatkan kepedulian pegawai dan karyawan serta kesadaran masyarakat secara bergotong royong membantu petani, nelayan, pengrajin, dan pelaku UMKM. 

“Melalui pasar gotong royong ini diharapkan bisa mengurangi terjadinya kerumunan berbelanja di pasar rakyat/toko swalayan yang menyebabkan resiko terjadinya penularan Covid-19, serta penjual dan pembeli dapat melakukan transaksi dengan harga yang wajar,” ujarnya.

Sutama menambahkan selain untuk menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Bali, kegiatan ini juga sebagai salah satu implementasi dari gerakan Bangga Buatan Indonesia. 

Bupati Karangasem melalui Asisten II menegaskan bahwa program ini mewajibkan pegawai Pemkab berbelanja nantinya di Pasar Gotong Royong Krama Bali Pemkab Karangasem ini.

Produk-produk yang dijual saat ini termasuk kebutuhan pokok, yakni produk pangan. Ke depannya akan ditambah dengan produk lainnya, misalnya sandang.

“Di Provinsi program ini dilakukan setiap Hari Jumat, di Karangasem akan kita coba launching pada tanggal 4 September 2020. Kita akan evaluasi bagaimana pelaksanaan perdana nanti, baru untuk jumat berikutnya kita siap adakan lagi,” ujar Sutama.

Pembagian tugas mempersiapakan PGRKB diantaranya untuk sarana Protokol Kesehatan Pasar Gotong royong di fasilitasi Dinas Disperindag. Sarana meja, tenda, kursi dan sound system bagian perlengkapan. Pembuatan spanduk dan peliputan dari bagian Humas dan Protokol Setda Kab. Karangasem. 

Pembuatan voucher untuk transaksi bagian Ekonomi bekerja sama dengan Koperasi Werdiguna. Sedangkan untuk penyampaian informasi kegiatan Pasar Gotong Royong Krama Bali dilaksanakan Diskominfo Kabupaten Karangasem.

Penjual atau pedagang pada Pasar Gotong Royong Krama bali difasilitasi, Dinas Pertanian dari unsur KTNA, Dinas Ketahanan Pangan dari unsur KWT, Dinas Koperasi untuk sektor UKMK, Dinas Perindag untuk sektor IKMserta dari Dinas Perikanan dan Kelautan.

Pembeli Pasar Gotong Royong Krama Bali, pegawai Pemda, BUMN/BUMD wajib berbelanja dengan membawa tas belanja masing-masing. Sedangkan pegawai Pemda berstatus non ASN bisa berbelanja secara sukarela.

“Terkait teknis lainnya, akan disampaikan melalui surat lebih lanjut kepada OPD,” tutupnya. (nik)

Bagikan Artikel

Rekomendasi