Pasarkan Produk Perajin, Dekranasda Kembangkan Aplikasi Bali Mall

Selasa, 25 Agustus 2020 : 08.38

Tabanan - Ketua Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Provinsi Bali Ni Putu  Putri Suastini Koster menyatakan tengah mengembangkan aplikasi market place Bali Mall yang diharapkan bisa membantu para perajin dalam memasarkan produk.

Ia bersama dengan Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Ny Rai Wahyuni Sanjaya menjadi narasumber pada dialog interaktif yang bertempat di Radio Swara Kini Jani/ Global FM, Tabanan, Senin (24/8/2020). 

Selama pandemi Covid-19 di Indonesia, terutama di Bali, TP PKK tidak hanya berdiam diri saja, namun bersinergi dengan pemerintah untuk ikut mensosialisasikan berbagai kebijakan pemerintah dalam memerangi virus tersebut. 

Adapun kebijakan yang disosialisasikan seperti protokol tatanan kehidupan era baru, yang mencakup protokol kesehatan serta protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

Salah satunya adalah program Gebrak Masker, yaitu program membagikan masker untuk masyarakat yang dilakukan oleh TP PKK se-Indonesia. 

Putri Koster mengakui bahwa penggunaan masker sampai saat ini terbukti sangat efektif dalam mengurangi penyebaran virus Covid-19. 

“Pembagian masker secara gratis ini lebih diutamakan untuk masyarakat yang kurang mampu terlebih dahulu,” jelasnya.

Diharapkan, ke depan pembelian masker bisa dilakukan secara mandiri oleh warga karena penggunaan masker saat ini adalah suatu kewajiban.

Pihaknya telah berkoordinasi terus dengan TP PKK Kabupaten/Kota untuk menyalurkan masker-masker gratis tersebut. 

Karena menurutnya, TP PKK Kabupaten/Kota yang lebih mengetahui wilayah dan masyarakat yang membutuhkan, untuk selanjutnya diteruskan ke kader TP PKK tingkat kecamatan hingga tingkat desa.

Program ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia dan diprakarsai  TP PKK Pusat Ny Tri Tito Karnavian. 

Melalui program ini bisa meringankan beban masyarakat yang memang kesusahan untuk membeli masker. Sehingga program pemerintah dalam memerangi virus Corona juga bisa berjalan dengan baik.

Pada masa pandemi ini, TP PKK juga turut aktif dalam mengajak para wanita dan ibu-ibu di Bali untuk lebih kreatif dalam membantu perekonomian keluarga. 

Salah satunya, adalah dengan memenuhi kebutuhan pokok di tingkat rumah tangga melalui menanam bahan pangan seperti sayur dan bumbu dapur. Menurutnya, program ini telah ia gencarkan sejak awal 2019 melalui HATINYA PKK. 

Jika program tersebut memang telah dilaksanakan oleh sebagian besar masyarakat Bali, ia yakin masa pandemi ini kebutuhan pokok tidak akan menjadi persoalan berarti. 

TP PKK juga bersinergi mendukung dan ikut mensosialisasikan kegiatan Pemprov Bali yaitu Pasar Gotong Royong yang diadakan setiap hari Jumat di seluruh instansi di Pemprov Bali.

Kegiatan ini bertujuan membantu para petani dalam mendistribusikan hasil panen mereka ke konsumen. Sejauh ini dia mengaku masyarakat serta ASN di lingkungan Pemprov Bali sangat antusias menyambut Pasar Gotong Royong tersebut. 

"Selain harga murah, kualitas barang juga tidak diragukan lagi,” tambahnya seraya berharap ke depan pemerintah kabupaten/kota bisa meniru kegiatan tersebut.

Sebagai Ketua Dekranasda, Putri mengaku sudah menyalurkan berbagai bantuan kepada perajin sejak awal pandemi ini berlangsung. Ia mengatakan, pihaknya telah menyalurkan sekitar 410 ton beras untuk para perajin serta masker. 

Para perajin untuk lebih kreatif dalam memasarkan produk mereka di era tatanan kehidupan era baru ini. 

"Ke depan kita akan kembangkan aplikasi market place bernama Bali Mall, jadi para perajin bisa memasarkan produk mereka di sana,” imbuhnya. 

Pada masa pandemi ini pemasaran secara digital perlu dilakukan agar pasar semakin luas. Maka dari itu, pihaknya mengaku akan memfasilitasi melalui aplikasi. Selain itu, ia juga berharap para perajin ke depan bisa mengadakan pameran secara virtual.  (rhm)


Bagikan Artikel

Rekomendasi