Menhub Pastikan Protokol Kesehatan Transportasi di Bali

Senin, 03 Agustus 2020 : 17.17
Menhub Pastikan Protokol Kesehatan Transpotasi Bali./ist
Klungkung
-Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan peletakan batu pertama pembangunan dua pelabuhan segitiga emas Bali yang berlokasi di Kabupaten Klungkung.

Basarnas Bali pun turut terlibat pendampingan siaga SAR khusus dalam rangka perjalanan Menhub serta jajarannya ke Nusa Penida.

Bertolak dari Bandara Udara Ngurah Rai, Heli Basarnas HR 3603 akhirnya landing di lapangan umum Nusa Penida sekitar pukul 08.30 Wita, selanjutnya disusul Surya Air (Heli Airbus PK-GFT) yang landing di Lapangan Umum Sampalan.

Kedatangan Budi Karya Sumadi disambut oleh Gubernur Bali, Wayan Koster beserta Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta.

Sebelum peletakan batu pertama (Ground Breaking) di Pelabuhan Segitiga Mas Nusa Penida, ia membukanya dengan memberikan sambutan.

"Selain pergerakan Heli, Basarnas juga melakukan antisipasi dengan mengerahkan RIB dari Pelabuhan Benoa, karena rombongan tadi melanjutkan perjalanan ke Perairan Nusa Ceningan menuju pelabuhan Bias Munjul Nusa Ceningan menggunakan boat Gangga Express 8 ," jelas Gede Darmada, S.E., M.AP.

Selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongam Denpasar ( Basarnas Bali). Selain Basarnas Bali, intasi lainnya yang terlibat dalam pengaman atau pengawalan diantaranya Polri, TNI AU, TNI AL, Dishub Provinsi Bali, KPLP dan Balawista Nusa Penida.

Momen ini sekaligus sebagai tanda mulai menggeliatnya pariwisata di Bali dalam era adaptasi kebiasaan baru, yang sebelumnya dikenal sebagai New Normal.

Kemenhub siap mendukung kebangkitan pariwisata di Bali melalui langkah yang bertahap, tanpa melupakan penerapan protokol kesehatan dalam bertransportasi.

Ketika ditemui, Darmada juga mengutarakan bahwa Basarnas Bali akan memberi dukungan penuh akan keberlangsungan pariwisata Bali ke depannya.

"Selain tupoksi Basarnas di bidang pencarian dan pertolongan, sudah tentu kami akan mendukung setiap program pemerintah pusat ataupun daerah, khususnya untuk kemajuan Pulau Dewata sebagai destinasi wisata favorit dunia," tutup Darmada.(lif)


Bagikan Artikel

Rekomendasi