KKP Berhasil Kembangkan Paket Teknologi Sederhana Guna Pacu Produktivitas Benih Ikan Payau

Kamis, 20 Agustus 2020 : 18.57

Jepara - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara berhasil ciptakan paket teknologi sederhana untuk memacu produktivitas benih ikan laut, (20/8/2020).


Paket teknologi berupa pompa venturi sederhana ini diharapkan akan mampu memenuhi suplai benih pada budidaya ikan payau dan laut yang diprediksi akan naik signifikan.


Perekayasa yang berhasil merancang paket teknologi pompa venturi tersebut yang berhasil meraih penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan dari Presiden RI pada HUT RI yang ke- 75 kemarin.


Menurut Iwan, perkembangan intensifikasi budidaya ikan payau dan laut di berbagai daerah akan memicu kebutuhan benih bermutu semakin tinggi. 


Oleh karena itu, peran pendederan benih menjadi sangat penting yakni melalui rekayasa teknologi. 


"Penerapan teknologi pompa venturi pada intensifikasi pendederan benih ikan laut menjadi faktor kunci dalan meningkatkan kelarutan oksigen yang menjadi parameter vital budidaya," ujarnya.


Hal lain, bahwa inovasi ini murah, mudah dirancang dan diaplikasikan para pembenih, sehingga teknologi ini tepat guna.


Ia juga menambahkan bahwa teknologi pompa ventury sederhana ini memiliki banyak kelebihan yakni : kepadatan benih ikan dapat ditingkatkan hingga lebih dari 300%; produktivitas lebih tinggi dan efisien; kelarutan oksigen lebih optimal dan stabil sehingga kesehatan ikan lebih terjamin, nafsu makan lebih baik dan mampu mengurangi kanibalisme; keuntungan lannya yakni dapat dibuat dengan mudah dan murah.


"Mengenai kelebihan teknologi ini. Kami sudah coba aplikasikan pada pendederan benih ikan kakap putih, hasilnya sangat positif terhadap kualitas air media, SR lebih optimal dan padat tebar bisa digenjot hingga lebih dari 2.500 ekor/m3, dibandingkan sistem biasa yang hanya dibawah 400 ekor/m3," sambungya.


Saat ini KKP tengah gencar melakukan optimalisasi potensi budidaya payau dan laut khususnya untuk jenis finfish seperti kerapu, dan kakap putih," ujar Slamet Soebjakto di Jakarta, Rabu (19/8/2020). 


Slamet juga menegaskan, intensifikasi khususnya dalam sistem perbenihan akan digenjot guna mencukupi kebutuhan benih ikan laut.


"Saya sangat mengapresasi keberhasilan para perekayasa menciptakan inovasi teknologi tepat guna. Karena ini sangat penting dan dibutuhkan,"sambungnya. 


Inovasi pompa venturi sederhana yang berhasil dikembangkan, saya rasa akan punya nilai manfaat tinggi dalam meningkatkan produktivitas benih ikan laut. 


"Nanti saya rancang model pengembangannya agar inovasi ini bisa segera diadopsi secara massal oleh para pembenih di Indonesia", tutupnya. (riz)

Bagikan Artikel

Rekomendasi