Gubernur Koster Apresiasi Semua Instansi Gelar Pasar Gotong Royong Bantu Petani dan UMKM

Jumat, 07 Agustus 2020 : 19.29

Gubernur Koster Apresiasi Yang Ikut  Menyenlengarakan Pasar Gotong Royong Supaya Membantu Petani dan UMKM./ist
 Denpasar- Gubernur Bali Wayan Koster mengapresiasi keterlibatan semua instansi dan masyarakat umum dalam pelaksanaan Pasar Gotong Royong di sampaikan  Gubernur Koster menghadiri salah satu Pasar Gotong Royong yang diselenggarakan instansi vertikal OJK Wilayah Bali Nusra di  Denpasar, Jumat (7/8/2020) pagi.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran (SE) Nomor 15036 Tahun 2020 tentang Program Pasar Gotong Royong Krama Bali dengan itu pemerintah daerah, instansi vertikal, BUMN/BUMD dan swasta menyelenggarakan Pasar Gotong Royong Krama Bali pada tiap Jumat pagi.

Gubernur Koster mengatakan kegiatan ini sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 15 Juli 2020 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, agar mengutamakan penggunaan produk lokal untuk menggairahkan perekonomian para petani, nelayan, perajin dan pelaku UMKM.

Menurut Gubernur, barang yang disediakan untuk dijual pada kegiatan ini merupakan bahan pokok sehari-hari sesuai kebutuhan para pegawai untuk itu pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Bali diwajibkan membelanjakan 10 persen gaji mereka untuk berbelanja di pasar tersebut.

Sesuai dengan surat edaran bahwa mereka yang bertindak sebagi penjual adalah harus petani langsung, dan bukan tengkulak atau pedagang.

"Yang datang saya harap petani langsung dan yang membeli langsung pegawai, mungkin juga masyarakat umum," kata Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Dengan model ini membuat harga menjadi lebih murah, dan misalnya sayuran yang dibeli pun kondisinya lebih segar. Karena produk pertanian yang dibeli langsung dari tangan petani.

“Tidak harus bertransportasi kesana kemari bisa langsung ke kantor,” ujarnya.

Yang tidak kalah penting, penyelenggaraan pasar Gotong Royong ini mengedepankan penerapan protokol Tatanan Kehidupan Era Baru.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk ekonomi gotong royong dalam masa pandemi Covid-19.(lif)

Bagikan Artikel

Rekomendasi