Gelar Musda, Golkar Karangasem Konsolidasi Jelang Pilkada

Senin, 10 Agustus 2020 : 06.31

Hasil rapa pleno Minggu (9/8/2020) di Sekretariat DPD Golkar Karangasem juga sudah memutuskan akan menggelar Musda pada bulan Agustus ini/ist. 
Karangasem
- Golkar Karangasem dalam waktu dekat akan mengadakan Musda untuk kepengurusan difinitif.

Selama ini partai beringin Karangasem ini dipinpin oleh Plt Golkar Karangasem I Gusti Ngurah Setiawan.  

Ini terjadi, karena ketua DPD Golkar Karangasem saat itu I Made Sukarana di copot dari jabatanya.

Namun saat ini Sukarena mendapat rekomendasi dari Golkar untuk mendampingi I Gusti Ayu Mas Sumatri maju sebagai Bupati dan Wakil Bupati Karangasem.

Hasil rapa pleno Minggu (9/8/2020) di Sekretariat DPD Golkar Karangasem juga sudah memutuskan akan menggelar Musda pada bulan Agustus ini.  Untuk itu, sudah terbentuk panpel yakni SC ketua panpel pengarah yang diketui I Wayan Sekep Ariana  dan  OC Panitia pelaksana yang diketuai I Wayan Putu.

Sementara pananggung jawab Panpel I Gusti Ngurah Setiawan, Ketua Plt Golkar Karangasem.

Sekretaris panitia Ariana mengatakan, Musda kali ini adalah untuk membentuk kepengurusan Golkar secara difinitif.

Selaian itu Musda kali ini juga untuk konsolidasi Golkar  sehingga meningkatkan soliditas partai beringin ini menjelang Pilkada Karangasem.

“Untuk membentuk pengurus baru sekaligus juga konsolidasi partai,” ujar I Gusti Ngurah Setiawan disampingi Sekep Ariana dan Wayan Putu.

Pada Musda ini juga akan ada laporan pertanggung jawaban dari Ketua plt Golkar Karangasem. Musda sendiri merupakan keputusan tertinggi dari partai.

Sementara itu untuk Hak suara nantinya akan menjadi milik unsus DPD Bali, DPD Karangasem, Pengurus Kecamatan, Pengurus Sayap, Tri Karya dan Panca Karya.

Kandidat nantinya bisa muncul dari bawah atau susulan dari pemilik hak suara. Selaian itu juga aka nada semacam formulir pendaftaran untuk mencari kandidat Ketua DPD Golkar Karangasem.

Untuk mekanisme sendiri Golkar menggunakan sistem musyawarah mufakat. Selaian itu jika ini tidak tercapai maka akan diambil secara voting.

Pembentukn kelangkapan panpel sendiri akan dilakukan minggu ini. nantinya baru dilaporkan ke Provinsi Bali sekaligus menentukan tanggal pelaksaanya.(lif)

Bagikan Artikel

Rekomendasi