Bupati Giri Berkomitmen Wujudkan Kesejahteraan dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2020 : 11.47

Bupati Giri menandatangani prasasti pembangunan Wantilan Balai Desa, Wantilan Pecalang, yang bertempat di Kantor Pecalang Desa Adat Bualu, Kuta Selatan/ist.

Mangupura- Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menegaskan komitmen terus berupaya mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat Kuta Selatan pada khususnya dan Kabupaten Badung umumnya.

Hal itu disampaikan saat memenuhi undangan masyarakat untuk menandatangani prasasti pembangunan Wantilan Balai Desa, Wantilan Pecalang, yang bertempat di Kantor Pecalang Desa Adat Bualu, Kuta Selatan, Selasa (11/8/2020 ).

Dihadapan prajuru adat, dinas dan tokoh masyarakat Desa Adat Bualu, Bupati Giri Prasta menyampaikan komitmennya untuk terus berupaya mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat Kuta Selatan pada khususnya dan Kabupaten Badung pada umumnya.

Pihaknya selaku pemerintah daerah selalu komitmen untuk meringankan beban masyarakat dengan melaksanakan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, baik itu kebutuhan secara personal maupun komunal. 

"Karena kami sangat paham masyarakat banyak menghabiskan waktu dan biaya dalam urusan adat dan budaya. Untuk itulah pemerintah harus selalu hadir di tengah masyarakat untuk meringankan beban masyarakatnya," ujar Giri Prasta

Dalam hal meningkatkan pendapatan masyarakat adat, Bupati menegaskan akan selalu  menumbuhkan desa wisata baru dan memberdayakan potensi produk dan kesenian masyarakat setempat. 

Mengingat Badung memiliki berbagai potensi yang dapat menggerakkan perekonomian seperti sumber daya alam dengan pemandangan yang eksotis, pertanian yang mendukung sektor pariwisata, seni budaya dan kerajinan yang menjadikan Kabupaten Badung sebagai destinasi pariwisata internasional yang terkenal hingga ke mancanegara.

Kaitannya upaya meningkatkan pendapatan desa adat selaku pemerintah daerah akan menjalin komunikasi dengan pihak terkait, agar Pulau Nusa Dharma yang ada di wilayah Nusa Dua bisa dikelola oleh Desa Adat Bualu sehingga akan menjadi sumber pendapatan bagi Desa Adat Bualu. 

Demikian pula halnya dengan penataan kawasan Lapangan Lagoon Benoa yang saat ini luasnya 5 hektar akan terus kami kembangkan kedepannya menjadi 8 hektar," katanya.

Bupati juga menambahkan terkait proses  pembangunan Jalan Lingkar Kuta Selatan yang sepenuhnya difasilitasi oleh pemerintah pusat. 

Proyek prestisius tersebut merupakan wujud konkret Pemkab Badung di masa kepemimpinan Bupati Giri Prasta dan Wabup Suiasa, guna mempermudah konektivitas pariwisata Badung Selatan, sehingga nantinya akan muncul Daerah Tujuan Wisata (DTW) baru dalam upaya meningkatkan pemasukan PAD Kabupaten Badung. 

Mengingat sampai saat ini sektor pariwisata masih menjadi sektor unggulan dan berkontribusi besar terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Badung.

Giri mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan akses free wifi Kabupaten Badung, sehingga konsep smart city benar-benar teraplikasikan sampai ke tingkat desa. Sehingga akan  memudahkan siswa belajar daring, membantu pengembangan sektor UMKM, mengoptimalkan sistem keamanan di desa maupun dalam hal tata kelola sampah. 

"Nantinya kami ingin semua fasilitas ini bisa diberikan kepada masyarakat. Hal ini telah berhasil diterapkan di Desa Adat Bindu, Desa Mekar Bhuana, Abiansemal. Saya mau nanti di Provinsi Bali dan di Indonesia untuk smart city Kabupaten Badung harus hebat dan menjadi juara di nasional," tegasnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi