Berkerumun di Lapangan Puputan Saat Pandemi, Lima Anak Muda Dihukum Push Up

Minggu, 02 Agustus 2020 : 17.51
Lima orang anak muda dihukum push up karena melanggar karena menciptakan kerumunan di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung Sabtu (1/8/2020)/ist.
Denpasar - Petugas menghukum lima anak muda yang tidak mengindahkan protokol kesehatan saat
memasuki tatanan kehidupan baru atau new normal dengan bergerombol di Lapangan Puputan Denpasar.

Lima orang anak muda didakwa melanggar karena menciptakan kerumunan di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung Sabtu (1/8/2020).

"Untuk memberikan efek jera sekaligus memberikan pembinaan 5 anak muda tersebut dihukum  push up oleh petugas Satpol PP Kota Denpasar," ujar Kasatpol PP Kota  Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga  saat dihubungi Minggu (2/8/2020).

Sayoga mengatakan, hukuman push up yang diberikan bukan karena mereka menciptakan kerumunan saja namun mereka juga dipergoki merokok di tempat tersebut yang merupakan  kawasan tanpa rokok dan tidak menggunakan masker.

Semestinya mereka disidang Tipiring. Namun karena masih dalam suasana pandemi covid 19, maka sebagai efek jera pihaknya hanya memberikan hukuman mereka dengan disuruh push up dan berjanji tidak melanggar kembali.

Selain hukuman mereka juga diberikan Pembinaan agar saat pandemi covid 19 mereka tetap mengikuti protokol kesehatan, salah satunya tidak menciptakan kerumunan dan tetap menggunakan masker.

"Semua itu harus dilakukan karena pihaknya tidak ingin ada penularan covid 19 pada cluster baru," dalihnya.

Untungnya menurut Sayoga setelah diberikan hukuman dan pembinaan, mereka menyadari kesalahan yang mereka lakukan dan berjanji tidak mengulang lagi.

Dengan kejadian itu, Sayoga mengimbau kepada seluruh masyarakat meskipun   telah memasuki new normal atau tatanan kehidupan baru  bukan berarti mereka bisa bebas berbuat apa yang di kehendaki.

Karena peraturan yang ada harus tetap diikuti salah satunya Peraturan Daerah (PERDA) Kota Denpasar No. 7 Tahun 2013 tentang kawasan tanpa rokok juga harus diikuti dan Perwali PKM. 

"Karena dalam Perda tersebut sudah jelas disebutkan tempat umum seperti Lapangan Puputan Badung dilarang untuk merokok," imbuhnya. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi