Tingkatkan Pendapatan Nelayan, KKP Lakukan Program Diversifikasi

Jumat, 17 Juli 2020 : 10.45
Direktur Perizinan dan Kenelayanan Ridwan Mulyana menyampaikan langkah ini dilakukan agar usaha nelayan/ist
Karawang
-Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Perikanan melakukan program pemberdayaan nelayan melalui diversifikasi usaha nelayan.

Hingga bulan Juli 2020, kegiatan ini telah melibatkan 570 rumah tangga nelayan.

Direktur Perizinan dan Kenelayanan Ridwan Mulyana menyampaikan langkah ini dilakukan agar usaha nelayan tidak berhenti akibat pandemi Covid-19. 

Beragam inovasi usaha nelayan ini juga merupakan bentuk upaya agar para nelayan tidak bergantung pada usaha tunggalnya menangkap ikan saja.

"Kebanyakan nelayan menangkap ikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan selesai disitu saja. Kita ingin agar rumah tangga nelayan memiliki keanekaragaman usaha untuk meningkatkan pendapatan dengan memaksimalkan pemasaran produk perikanan tidak hanya ikan segar namun juga olahannya," ujar Ridwan.

Pelaksanaan diversifikasi usaha nelayan kali ini digelar di Desa Sukakerta, Kabupaten Karawang, Jawa Barat selama dua hari (15 s.d. 16 Juli 2020). 

Pelaksanaannya melibatkan Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP), Dinas Perikanan, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang, Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang dan PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) melalui kegiatan corporate social responsibility (CSR).

Sebanyak 30 orang nelayan dan 30 istri nelayan mengikuti kegiatan ini. Mereka didorong untuk berinovasi menciptakan usaha baru dan tidak bergantung kepada pemasukan tunggal.

“Keluarga nelayan ini kita berikan pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan yang melibatkan aparat desa setempat. Kita harapkan ini dapat menjadi stimulan bagi keluarga nelayan dalam menumbuhkan mata pencaharian alternatif,” imbuh Ridwan.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini diantaranya kelembagaan dan manajemen kelompok usaha bersama, sosialisasi pendirian usaha dan PIRT dan label halal UMKM, fasilitasi permodalan, kewirausahaan dan bimbingan teknis inovasi bubu rajungan serta perawatan mesin kapal perikanan.

Pada kesemparan ini DJPT memberikan bantuan untuk mendorong keluarga nelayan berwirausaha. Bantuan ini berupa  perlengkapan perbengkelan, perlengkapan pengolahan ikan dan bahan bakunya.
 
“Kami berharap nelayan dan istri nelayan yang mengikuti kegiatan ini berkomitmen untuk mengelola dan meningkatkan usaha perikanan tangkap maupun usaha ekonomi produktif lainnya dalam rangka meningkatkan pendapatannya,” tutup Ridwan.(lif) 
Bagikan Artikel

Rekomendasi