Tim SAR Temukan Korban Sampan Terbalik di Perairan Benoa

Kamis, 02 Juli 2020 : 11.09
Tim SAR gabungan selama 2 hari telah melakukan pencarian terhadap seorang pemuda yang hilang saat memancing menggunakan sampan yang terbalik di Perairan Benoa./ist
Denpasar -Tim SAR gabungan setelah selama dua hari telah melakukan pencarian terhadap seorang pemuda yang hilang saat memancing menggunakan sampan yang terbalik di Perairan Benoa akhirnya berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.

"Pukul 00.18 Wita korban ditemukan nelayan Desa Jimbaran Bapak Made Sudana," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada.

Jenasahnya ditemukan kurang lebih 500 meter arah utara dari LKP pada koordinat 08°45,696’ S – 115° 11,856’ E. Basarnas Bali menerima laporan dari Tuwiwid pada pukul 02.40 Wita.  

Dalam keterangannya, saat ditemukan pertama kali posisi terapung dan terlihat masih mengenakan pakaian lengkap.

"Usai terima berita, ada personil yang saya tugaskan ke rumah duka, keterangan dari pihak keluarga mengatakan bahwa kondisi jenasah masih baik, hanya ada luka di bagian mata," jelas Darmada.

Usai dievakuasi, selanjutnya korban dibawa menuju rumah duka dengan menggunakan ambulance Desa Adat Jimbaran.

Diberitakan sebelumnya 2 orang pemancing sedang melaut menggunakan sampan 1 katir di Perairan Benoa (Tol Bali Mandara), Selasa (30/6/2020) pagi. 

Satu orang berhasil selamat atas nama Komang Sunar (25). Ia ditolong oleh jukung nelayan, sementara satu orang lainnya tenggelam. Diketahui identitas pemuda naas tersebut atas nama Kadek Dika (19).

Selama dua hari pencarian, tim SAR mengerahkan 1 unit RIB, 1 unit speedboat, 4 unit rubber boat, 1 unit skoci dan 3 buah jukung. Upaya penyelaman juga dilakukan oleh 4 personil Basarnas Bali. 

Operasi SAR turut melibatkan Lanal Denpasar, Polair Polda Bali, SAR Samapta Polda Bali, Koramil Sesetan, Potensi SAR Radio 115, Relawan Indonesia, kelompok nelayan dan pihak keluarga korban. (lif)
Bagikan Artikel

Rekomendasi