Selama Pandemi COVID-19, Tidak Ada Koperasi di Tabanan Berhentikan Karyawan

Senin, 13 Juli 2020 : 07.40
Perayaan Puncak Hari Koperasi ke-73 di Kabupaten Tabanan, di Gedung Dekopinda Kabupaten Tabanan, Minggu (12/7/2020)/ist.

Tabanan- Meski pandemi virus corona COVID-19 memukul sektor pariwisata namun keberadaan koperasi di Kabupaten Tabanan masih tetap eksis tidak sampai ada karyawan yang diberhentikan.
 
Kondisi itu membuat Ketua Dekopinda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa bersyukur seraya meminta agar Koperasi tetap menggelorakan semangat koperasi.

Hal itu diungkapkannya dalam sambutannya saat membuka kegiatan Perayaan Puncak Hari Koperasi ke-73 di Kabupaten Tabanan, di Gedung Dekopinda Kabupaten Tabanan, Minggu (12/7/2020).

Perayaan dilakukan secara sederhana dan terbatas di tengah Pandemi Covid-19, dalam rangka membangun sistem ekonomi kerakyatan seperti amanat UUD 45 pasal 33, khususnya di Kabupaten Tabanan.

“Meskipun dalam pelaksanaan yang sangat sederhana dan terbatas ini dan juga diwakili oleh beberapa orang peerwakilan koperasi dan beberapa orang dari Pemkab Tabanan, tetap memberikan motivasi, semangat untuk secara terus menerus kita gelorakan semangat Koperasi ini dalam membangun sistem ekonomi kerakyatan seperti amanat UUD pasal 33,” ujarnya.

Turut hadir, Staf Ahli Bupati Tabanan I Ketut Subrata Suyasa yang dalam  hal ini mewakili Bupati Tabanan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan I Wayan Yasa, beberapa OPD terkait dan beberapa pengurus Koperasi di Kabupaten Tabanan.

Ariwangsa mengatakan, perjalanan koperasi selama 73 tahun di Tabanan ini memang pasang surut namun perkembangan koperasi dan jumlah anggota dan sebagainya menunjukan tren yang meningkat, baik dari segi aset, usaha maupun jumlah karyawan.

Dan pada saat pandemik melanda Indonesia begitupun Tabanan, diakuinya Koperasi tidak ada yang sampai memberhentikan karyawannya.

Hal itu dijelaskannya patut disyukuri dan merupakan kontribusi nyata untuk Pemkab Tabanan.

Meskipun pandemic Covid-19 ini, tidak ada koperasi di Tabanan  yang sampai memberhentikan karyawannya dan menunjukan tren yang postif.

"Jadi ini Saya kira, merupakan kontribusi yang nyata untuk bersama-sama pemerintah daerah dalam rangka membangun ekonomi di Kabupaten Tabanan,” tegasnya.

Hal itu diakuinya tidak terlepas dari kerja keras dan dukungan dari seluruh jajaran Koperasi.

“Adapun keberhasilan dan prestasi Koperasi ini tidak terlepas juga dari dukungan Pemerintah, kebijakan Bupati Eka, terutama leading sektor Dinas Koperasi dan UKM. Untuk itu pada kesempatan yang berbahagia ini, kami mewakili gerakan Koperasi mengucapkan banyak-banyak terimakasih,” imbuh Wirna.

Staf Ahli Bupati I Ketut Subrata Suyasa membacakan sambutan Bupati, mengatakan, pada usia ke-73, cukup membuktikan Koperasi sangat berperan dalam memberdayakan di bidang ekonomi.

Kendati diakuinya masih banyak permasalahan yang dihadapi tetapi Koperasi terus berupaya memperkuat dan memperbaiki diri, baik dari segi regulasi maupun yang lainnya.

“Terlebih lagi dalam 3 bulan ini kita dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan hampir semua sektor terkena dampak pandemi, begitupun dengan  Koperasi. Kita sangat mengharapkan semua kembali normal seperti sebelumnya,” harapnya.

Untuk itu, Ia mengajak untuk tetap bersemangat dan berupaya sebaik mungkin untuk mengatasi semua permasalahan sebagai akibat daripada Covid-19 ini. Ia menegaskan ini berlaku pada semua sektor, bukan hanya Koperasi saja.

“Dalam situasi ini harus mampu bekerja sama dan bergotong-royong untuk memulihkan semua sektor kehidupan, karena semua saling berkaitan,” ujarnya.

Pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dengan mentaati protap kesehatan Covid-19, baik dari masing-masing individu, perkantoran maupun lingkungan lainnya, termasuk pengelola Koperasi.

“Saya harapkan disetiap Koperasi di Tabanan dilengkapi dengan kelengkapan standar prosedur kesehatan Covid-19, yakni alat ukur suhu tubuh, tempat cuci tangan sebelum masuk, hand sanitizer, masker dan lainnya," imbuh Suyasa. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi