Ranperda Perubahan APBD 2020, Bupati Eka Dorong Seluruh DTW Optimalkan Pendapatan

Rabu, 15 Juli 2020 : 21.08
Tabanan – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menegaskan terus melakukan pengawasan dan mendorong seluruh Daerah Tujuan Wisata (DTW) untuk mengoptimalkan pendapatan Daerah.

Hal itu disampaikan saat Rapat Paripurna DPRD Tabanan ke-8, masa persidangan ke-2, Tahun Sidang 2020, melalui media video conference, Rabu 15 Juli 2020.

Rapat mengagendakan Ketiga Fraksi di DPRD Kabupaten Tabanan untuk memberikan Pemandangan Umum terhadap Pidato Pengantar Bupati Tabanan terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD T.A 2020.

Rapat Paripurna DPRD Tabanan dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga, didampingi para Wakil Ketua dan dihadiri 27 orang anggota DPRD.

Hadir Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Forkopimda, Instansi Vertikal dan BUMD, serta Sekkab Tabanan, Sekwan, para Asisten dan OPD di lingkungan Pemkab Tabanan.

Sesuai Pidato pengantar Bupati tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah No.14 Tahun 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2020, yang disampaikan pada Rapat Paripurna ke-7 masa persidangan ke-2 tahun sidang 2020, Selasa (14/7) kemarin, ketiga Fraksi di DPRD menyatakan sepakat untuk dibahas leebih lanjut sesuai mekanisme yang ada di DPRD.

Ketiga fraksi yang terdiri dari Fraksi PDI-Perjuangan, Fraksi Golkar dan Fraksi Nasional Demokrat, memberikan arahan dan masukan serta saran yang beragam.

I Nyoman Arnawa, saat membacakan Pemandangan Umum Fraksi PDI-Perjuangan, mengatakan, bahwa Fraksi PDI-Perjuangan memahami, perubahan APBD 2020 disebabkan karena adanya perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi dan diharuskan adanya pergeseran anggaran.

Retribusi Daerah pada dasarnya merupakan pembayaran atas jasa untuk diberikan atau disediakan oleh Pemerintah Daerah untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat sebaiknya diikuti dengan mutu pelayanan yang baik diikuti dengan kemudahan, ketepatan dan kecepatan waktu.

“Dalam upaya penerimaan Retribusi Daerah, maka yang perlu dilakukan adalah penyederhanaan sistem dan prosedur administrasi yang berorientasi pada penyediaan pelayanan yang cepat dan tepat serta meningkatkan pengendalian dan pengawasan,” ujarnya.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyampaikan apresiasi dan peenghargaan terhadap fraksi-fraksi DPRD yang telah menyampaikan Pemandangan Umum terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD T.A 2020.

Pemandangan umum telah disampaikan I Nyoman Arnawa dari Fraksi PDI-Perjuangan, I Made Asta Darma dari Fraksi Golkar dan I Gusti Ngurah Sanjaya dari Fraksi Nasional Demokrat.

Dalam sisa Tahun Anggaran 2020, pihaknya tetap optimis dalam pencapaian target dengan upaya dan terobosan serta langkah-langkah untuk mempertahankan protokol kesehatan, yaitu antara lain dengan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap memberikan pelaporan dan pembayaran pajak secara online.

"Juga, melakukan pendataan subjek dan objek pajak, serta retribusi kelapangan,” ujar Bupati Eka.

Disamping itu, tetap mempertahankan pendapatan lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, diantaranya melakukan pengawasan dan mendorong selutruh DTW di Kabupaten Tabanan untuk mengoptimalkan pendapatan Daerah.

“Selanjutnya memberikan kemudahan dalam pemungutan pajak dan retribusi,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Eka sepakat dengan pemandangan umun dan mengajak seluruh jajaran, begitupun dengan legislative untuk bersama-sama melakukan pengawasan tentang objek pendapatan.

Tetap bersemangat memberikan pelayanan terhadap masyarakat, memperhatikan kondisi sarana dan prasarana pendukung dan sumber daya manusia yang ada saat ini, meskipun di tengah pandemi.(rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi