Putu Artayasa, Pendiri Balipuspanews.com Berpulang

Kamis, 02 Juli 2020 : 08.40
I Putu Artayasa pendiri media siber Balipuspanews.com/ist
Denpasar - Kabar duka menyelimuti insan pers di Bali dengan berpulangnya I Putu Artayasa pendiri media siber Balipuspanews.com yang juga anggota Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali, Kamis (2/7/2020) dinihari.

Meninggalnya salah satu jurnalis senior itu diketahui dari pesan whatsapp (WA) di group-group yang diikuti pria asal Rendang Kabupaten Karangasem.

"Dapat kabar duka sahabat kita Putu Artayasa (Pemred Balipuspanews.com) berpulang di RS Kapal dinihari, semoga mendapat tempat yang layak," demikian pesan yang beredar.

Almarhum yang semasa hidupnya aktif di berbagai organisasi profesi seperti (IWO) dan perusahaan pers itu, menjadi pendiri portal berita lokal yang cukup diperhitungkan.

Selain produktif dalam menyampaikan informasi dan isu-isu publik di media yang dikelolanya, Putu, sapaanya, juga cukup rajin memanfaatkan media sosial mulai Instagram, Facebook hinga Youtube untuk publikasi jurnalistiknya.

Selain kerja-kerja jurnalistik, Putu tak canggung turun ke lapangan meskipun dirinya sebagai owner media siber, dengan menggelar berbagai kegiatan aksi sosial hingga diskusi webiner sampai puncaknya saat merayakan ulang tahun ketiga media siber yang dirintisnya.

 Di mata kolega dan rekan-rekan sejawatnya, Putu memang dikenal pekerja keras dan memiliki ambisi yang kuat untuk menegakkan profesionalime media.

"Idealisme almarhum masih menyala hingga akhir hidupnya, dia ingin mengembalikan ruh jurnalistik dalam pratek pers dan mewujudkan media yang profesional," ucap Pemimpin Redaksi Kabarnusa.com Rohmat.

Karenanya, Putu tidak berpuas diri dengan capaiannya sekarang, hanya duduk di belakang meja. Dia aktif berinteraksi dengan sesama jurnalis dan melihat realitas di lapangan

"Habit kita ini kan jurnalis, ya harus sering-sering turun di lapangan, biar kepekaan kita tetap terasah bang," ucapnya kala itu.

Salah satu rekan yang turut kehilangan adalah Founder Suarakalbar.com, Kundori, seakan tak percaya Putu pergi secepat itu.

Kundori yang beberapa kali bertemu di Jakarta saat mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat Utama, yang digelar lembaga punguji Lembaga Pers Dr Seotomo (LPDS), maupun saat magang ToT sebagai penguji, memberi kesaksian kegigihan Putu dalam membangun pers yang sehat.

"Dia sering berdiskusi, terakhir menelpon cukup lama, katanya ingin mendirikan media baru, kaget juga kawan kita, pergi secepat itu," ucap Kundori.
 
Jejak dan dedikasi Putu di dunia pers, sudah cukup lama. Dia pernah merintis dan memimpin  sejumlah media online, mingguan cetak sejak akhir tahun 2.000 silam.

Kemampuan dan jaringannya yang luas, sebagai jurnalispun sempat mengantarkannya menjadi salah satu anggota Panwaslu (Bawaslu) Kabupaten Gianyar. Selain itu, membangun bisnis rental motor dan mobil untuk melayani wisatawan saat berlibur di Pulau Bali.

Hingga jalur pengabdian menuntun Putu kembali ke panggilan jiwanya sebagai jurnalis sejati sampai akhir hayat..

Selamat jalan Kawan Putu, beristirahatlah dengan tenang. Dunia pers dan masyarakat mencatat kesungguhanmu dalam membangun pers yang sehat dan profesional. (rhm)

 
Bagikan Artikel

Rekomendasi