Program KKC, Tuntaskan Buta Aksara di Karangasem

Jumat, 17 Juli 2020 : 06.37

Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri juga menyerahkan surat keterangan melek aksara (SUKMA) /ist
Karangasem- Pemerintah Kabupaten Karangasem terus berupaya menuntaskan buta aksara dengan berbagai program salah satunya pemberian Kartu Karangasem Cerdas (KKC).

Bukan hanya program Kartu Karangasem Cerdas , Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri juga menyerahkan surat keterangan melek aksara (SUKMA) dan menjalin kerjasama bidang pendidikan melalui penandatanganan MoU Pemda dengan BPD dan Universitas Terbuka (UT) , Kamis (16/7/2020) di Kantor Disdikpora Karangasem.

Penandatangan MoU Pemkab Karangasem dengan BPD Bali terkait dengan Kartu Karangasem Cerdas.

Sedangkan MoU dengan Universitas Terbuka yaitu terkait dengan kerjasama peningkatan SDM dengan membangun cabang Universitas Terbuka Unit Program Belajar Jarak Jauh  (UPBJJ UT Perwakilan Bali) di Karangasem serta pemberiaan beasiswa kuliah.

Sebelumnya,Kepala Disdikpora Kabupaten Karangasem I Gusti Ngurah Kartika menjelaskan, Sukma adalah surat keterangan melek aksara yang diberikan kepada warga belajar buta aksara.

Sebanyak 1500 orang yang lulus dan dibagikan sertifikat Sukmanya yaitu 1384 orang. Mereka telah dibelajarkan selama 114 jam tatap muka yang berasal dari 4 kecamatan di 12 kedesaan.

Diantaranya, Desa Bebandem, Desa Buana Giri, Desa Budakeling, Desa Bungaya Kangin, Desa Bungaya, Desa Jungutan, Desa Sibetan, Desa Ababi, Desa Abang, Desa Tista, Desa Subudi, dan Desa Besakih.

“Dengan diserahkannya 1.389 Sukma ini, Buta aksara yang masih tersisa sebanyak 7.277 orang dari 14.498 hasil pendataan pada tahun 2015.

Kendala yang dihadapi dalam penyelesaian buta aksara selain karena eruspi gunung Agung juga dikarenakan pandemi Covid 19 saat ini,” terang Gusti Ngurah Kartika.

Ngurah Kartika menambahkan, Pemerintah Kabupaten Karangasem telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 6,6 Milyar lebih untuk 25.808 siswa.

Diantaranya untuk  83 orang kejar paket A sebesar Rp 33 Juta 200 Ribu , kejar paket B sebanyak 141 dianggarkan Rp 70 Juta 500 Ribu. Sedangakan untuk 242 orang Paket C sebesar Rp 145 Juta 200 Ribu.

Sementara untuk 16.894 siswa SD mendapatkan anggaran Rp 4,5 milyar lebih dan untuk 8.448 siswa SMA dianggarkan Rp 1,6 Milyar lebih.

Untuk pencairan Kartu Karangasem Cerdas, Pemkab Karangasem pun menjalin kerjasama dengan BPD Cabang Karangasem.

Dikatakan, akibat Pandemi Covid 19, pemberian dana KKC 2020 mengalami pengurangan.

Jumlah dana yang dibayarkan di tahun 2020 setengah dari yang dibayarkan pada tahun sebelumnya.(lif)


Bagikan Artikel

Rekomendasi