Presiden Jokowi Minta Serapan Stimulus Penanganan Covid-19 Dioptimalkan

Senin, 27 Juli 2020 : 13.54
Presiden Joko Widodo Meminta Percrpatan Penyaluran Dana Stimulus Penanganan Covid-19./ist
Jakarta
- Presiden Joko Widodo meminta penyerapan anggaran serapan dana stimulus penanganan Covid-19 dioptimalkan secepatnya.

Presiden Jokowi menilai  penyerapan anggaran stimulus penanganan Covid-19 masih belum optimal.

Anggaran dengan jumlah sebesar Rp695 triliun tersebut harus dapat diserap dengan cepat untuk mengatasi penyebaran lebih lanjut dari pandemi beserta dampak yang ditimbulkannya.

Hal itu disampaikan oleh Presiden saat memberikan arahan kepada Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui rapat terbatas yang digelar melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 27/7/2020.

"Data terakhir yang saya terima tanggal 22 Juli, dari total stimulus penanganan Covid yaitu sebesar Rp695 triliun, yang terealisasi baru Rp136 triliun, artinya baru 19 persen," ujarnya.

Presiden lantas memerinci serapan anggaran disalurkan di bidang perlindungan sosial yang baru terserap 38 persen, UMKM sebesar 25 persen,  sektor kesehatan yang baru terealisasi 7 persen, dan insentif dunia usaha sebesar 13 persen. Demikian halnya dengan dukungan untuk sektoral dan pemerintah daerah yang juga baru terserap 6,5 persen.

"Inilah yang harus segera diatasi oleh Komite dengan melakukan langkah-langkah terobosan, bekerja lebih cepat, sehingga serapan anggaran yang belum optimal tadi betul-betul segera diselesaikan," tuturnya.

Selanjutnya Presiden Jokowi mengingtkan untuk memudahkan persoalan regulasi dan administrasi apabila menjadi kendala penyerapan anggaran tersebut.

"lakukan perbaikan dan jangan sampai ada yang namanya ego sektoral atau ego daerah. Saya kira penting sekali ini segera diselesaikan sehingga aura dalam menangani krisis ini betul-betul ada," tandasnya.(lif)
Bagikan Artikel

Rekomendasi