Polda Dukung Sistem Keamanan Laut TSS di Selat Bali dan Lombok

Kamis, 16 Juli 2020 : 06.12
Komandan Pangkalan TNI AL Denpasar Bali Kolonel Laut (P) Ketut Budiantara, saat mendampingi Staf Ahli Kementrian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan RI (Menkopolhukam RI) Laksamana Muda TNI Yusup bertemu Wakapolda Bali Brigjen I Wayan Sunartha di Polda Bali/ist.
Denpasar - Polda Bali siap mendukung penerapan sistem keamanan laut Traffic Separation Scheme (TSS) di Selat Bali dan Selat Lombok.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Komandan Pangkalan TNI AL Denpasar Bali Kolonel Laut (P) Ketut Budiantara, saat mendampingi Staf Ahli Kementrian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan RI (Menkopolhukam RI) Laksamana Muda TNI Yusup di Polda Bali.

Audiensi diterima Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha didampingi Karo Operasi Polda Bali Kombes Pol. Djoko Prihadi, Dir Intelkam Polda Bali Kombes Pol. Drs. Wahyu Suyitno, Dir Polairud Polda Bali Kombes Pol Toni Ariadi Effendi, di ruang Lounge Andalan, Polda Bali, Selasa (14/7/2020/2020).

Kedatangan sebagai Staf Ahli Menkopolhukam Bidang Kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman ke Polda Bali ini didampingi Danlanal Denpasar selain silaturahmi dan perkenalan, juga melaksanakan rapat koordinasi tentang penguatan sistem keamanan laut di Selat Bali dan Selat Lombok Guna terjaganya stabilitas Politik, Hukum, dan Keamanan di Provinsi Bali.

Laksda Yusuf, menyampaikan, dalam rangka berjalannya new normal atau kebiasaan baru oleh Presiden RI, sehingga melihat dari situsi pandemi covid-19 seperti ini maka sejak 1 juli telah beroperasi sistem Traffic Separation Scheme (TSS).

"Dimana kapal kapal yang melintas di Selat Bali harus dengan koridor yang diawasi pihak keamanan pada tempat - tempat tertentu seperti yang telah dilakukan pada Selat Malaka," tandasnya.

Diketahui bahwa dari empat Selat utama di dunia, dan ke - empatnya ada di Indonesia, yakni Selat Lombok, Selat Sunda, Selat Malaka, Selat Makasar. Sehingga Selat Malaka dan Selat Singapore sudah memberlakukan TSS.  Pelaksanaannya akan di cek langsung Laksda Yusuf.

”Saya akan mengecek implementasi operasional penggunaan TSS kepada siapa saja, artinya nantinya kita tidak bisa secara sektoral sendiri-sendiri, karena keamanan dan keselamatan navigasi di selat Bali ini menjadi tanggung jawab komunitas keamanan dan jalur itu untuk keselamatan manusia,” ungkapnya.

Wakapolda Sunartha menyampaikan, dilihat dari situasi pandemi Covid-19, di Bali pada 9 jJli sudah diterapkan tata kehiduapan era baru sehingga Pariwisata di Bali telah di buka.

"Khususnya situasi pandemi seperti sekarang tetap protokol kesehatan harus diutamakan, contohnya pada saat personel Polri melaksanakan operasi lalulintas tetap menutamakan protokol kesehatan dalam bertugas dan tetap sesuai dengan SOP," ujarnya. (rhm)


Bagikan Artikel

Rekomendasi