Pemkab Karangasem Launching Destinasi Wisata dalam Menghadapi AKB

Jumat, 31 Juli 2020 : 17.38
Karangasem
- Pemerintah Kabupaten Karangasem telah membuka secara bertahap sejumlah kawasan pariwisata.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya dimulainya aktivitas berbasis ekonomi dan konservasi di tengah pandemi Covid-19.

Secara resmi beberapa Destinasi Wisata dibuka dalam acara Launching Destinasi Wisata di Kabupaten Karangasem dalam menghadapi Adaptasi Kehidupan Baru, yang dilaksanakan di Taman Soekasada Ujung, Kamis (30/07/2020).

Acara yang tetap menerapkan protokol kesehatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri didampingi Dandim 1623 Karangasem Letkol Inf Bima Santosa, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta, para Asisten beserta Kepala OPD terkait dan para pengelola Destinasi Wisata.

"Tahun 2020 merupakan tahun yang sangat berat bagi kepariwisataan di Bali pada umumnya, tidak terkecuali bagi kepariwisataan di Kabupaten Karangasem. Adanya pandemi virus korona mengakibatkan berbagai sektor menjadi melemah, hal itupun dirasakan oleh sektor ekonomi bidang pariwisata," ujarnya.

Kariasa juga menambahkan berbagai upaya telah dilakukan untuk merecovery kepariwisataan Bali dan Kabupaten Karangasem, diantaranya pembagian sembako, pelatihan tenaga kerja dan berbagai stimulus kepariwisataan yang kami harapkan dilakukan untuk tetap menjaga pertumbuhan ekonomi di sektor kepariwisataan.

Kini Pemerintah mulai bergegas untuk memulihkan kembali berbagai sektor dengan berbagai persyaratan untuk tetap memberikan rasa nyaman serta dapat mengurangi penyebaran Covid-19 di sektor kepariwisataan.

"Pemulihan sektor pariwisata dengan berbagai syarat protokol kesehatan lebih dikenal dengan istilah tatanan normal baru atau new normal," sambungnya.

Selain itu dirinya juga menyatakan tatanan normal baru di bidang kepariwisataan, yaitu salah satunya mewajibkan para pengelola Destinasi wisata melengkapi persyaratan protokol kesehatan serta dibuktikan dengan adanya sertifikat bahwa Destinasi wisata telah menerapkan protokol kesehatan. 

Kariasa juga menambahkan beberapa
Destinasi wisata yang telah di verifikasi diantaranya Taman Soekasada Ujung, Puri Agung Karangasem, Taman Tirta Gangga, Taman Harmoni Bali, Pesona Bukit Lempuyang, Samsara Living Museum, Kawasan Pura Agung Besakih, Museum Lontar Dukuh Penaban, Taman Edelweis Bali.

Sementara itu Bupati Mas Sumatri mengatakan, Kabupaten Karangasem melakukan berbagai upaya penanganan Covid-19, pemberian sembako, penanganan PMI serta terus menggiatkan perekonomian masyarakat telah dilakukan. Khususnya pada sektor pariwisata.

"Kami selalu melakukan koordinasi dengan pengelola Destinasi wisata, serta dengan Pemerintah Provinsi Bali terkait dengan bagaimana dan kapan Destinasi wisata dapat dibuka kembali, sehingga perekonomian masyarakat di sektor pariwisata dapat pulih kembali," ujar Mas Sumatri.

Sejalan dengan kebijakan Pemerintah pusat, yang mengharapkan dibukanya kembali sektor pariwisata pada bulan Juli ini diterjemahkan oleh Pemerintah Provinsi Bali dengan cara mewajibkan pengelola Destinasi wisata untuk menerapkan protokol kesehatan di Destinasi wisata yang telah diverifikasi oleh Tim Verifikasi guna menghadapi Tatanan Kehidupan Baru. 

"Maka hari ini, kami Pemerintah Kabupaten Karangasem telah melakukan launching Destinasi wisata. Launching dilaksanakan dengan mempertimbangkan bahwa Destinasi wisata telah diverifikasi oleh tim kabupaten serta bantuan dari unsur yang tergabung didalamnya," sambungnya.

Bupati Mas Sumatri juga menghimbau kepada setiap Destinasi wisata serta usaha pariwisata di Kabupaten Karangasem agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan semua penerapannya.

"Dalam hal ini kita bisa melakukan kerjasama dengan bank, sehingga transaksi dapat dilakukan dengan non-tunai atau yang lebih dikenal dengan istilah QRIS yang merupakan pembayaran digital menggunakan scan, sehingga meminimalkan adanya interaksi langsung," tuturnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk kegiatan guna membangkitkan motivasi semua sektor untuk tetap berjuang dan terus berusaha meningkatkan kualitas tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. (riz)
Bagikan Artikel

Rekomendasi