Pantai Pandawa Dibuka, Gubernur Bali Harapkan Bisa Pulihkan Ekonomi

Sabtu, 11 Juli 2020 : 20.41
Gubernur Bali I Wayan Koster telah mempersiapkan langkah strategis pulihkan ekonomi penerapan Tatanan Kehidupan Era Baru/ist
Badung
-Gubernur Bali I Wayan Koster telah mempersiapkan langkah strategis pulihkan ekonomi penerapan Tatanan Kehidupan Era Baru salah satunya di Pantai Pandawa yang dijadikan kawasan wisata pantai berbasis digital

Tahapan pertama Tatanan Kehidupan Era Baru telah dimulai pada Kamis (9/7/2020) lalu yang ditandai dengan pelepasan rombongan mobil kuno “Road to Penerapan Tata Kehidupan Era Baru Provinsi Bali” oleh Gubernur Koster di halaman Kantor Gubernur Bali, Denpasar. Kegiatan ini pula dibarengi  dengan kunjungan pada sejumlah objek. 

Kemudian disusul pada Sabtu (11/7/2020), Gubernur Koster didampingi Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) meresmikan diberlakukannya Tatanan Kehidupan Era Baru di Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Badung. 

Selain itu, pada kesempatan ini juga dilaksanakan penerapan digitalisasi kawasan wisata pantai Pandawa berbasis Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS).

Dijelaskan Gubernur Koster, penerapan Tatanan Kehidupan Era Baru ini mengingat masyarakat Bali sudah cukup lama aktivitasnya dibatasi akibat pandemi Covid-19, hingga berdampak pada perekonomian masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengambil langkah untuk melaksanakan Tatanan Kehidupan Era Baru d itengah pandemi.

"Untuk diketahui pelaksanaan Tatanan Era Baru terbagi dalam tiga tahap. Yakni tahap pertama tanggal 9 Juli untuk masyarakat lokal. Selanjutnya tahap kedua nanti tanggal 31 Juli aktivitas diperluas untuk sektor pariwisata untuk wisatawan Nusantara. Jika semua berjalan lancar, tahap ketiga tanggal 11 September 2020 akan dibuka untuk wisatawan mancanegara," jelas Gubernur Koster.

Dikatakan Gubernur asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini, 52% perekonomian masyarakat Bali bergantung pada aktivitas pariwisata. Sehingga dengan adanya pandemi Covid-19 ini, masyarakat Bali sangat merasakan dampaknya.

"Sebagian besar kehidupan perekonomian di Bali ditopang oleh pariwisata. Karena situasi ini, pariwisata di Bali tidak bisa beraktivitas sama sekali. Sehingga kita merasakan dampaknya sangat luar biasa terhadap keseluruhan kehidupan perekonomian yang ada di Bali yang berkaitan dengan kepariwisataan," ujarnya.

Oleh karena itu, sebagai Gubernur Bali yang juga sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Bali, pihaknya lantas mengambil kebijakan penerapan Tatanan Kehidupan Era Baru. 

Kebijakan ini pun telah menjadi kesepakatan semua bupati/walikota se-Bali serta berbagai pihak yang menjadi bagian dari GTPP Covid-19 Bali  dan juga kabupaten/kota. Yang kemudian secara bersama-sama diputuskan penerapan Tatanan Kehidupan Era Baru untuk masyarakat produktif dan aman Covid-19 secara bertahap, selektif dan terbatas. (lif
Bagikan Artikel

Rekomendasi