Pangdam Udayana Terus Gelorakan Bali Bangkit Bebas Covid-19

Kamis, 09 Juli 2020 : 21.31
Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya terus menggelorakan semboyan yang digagas Pangdam Udayana Kurnia Mayjen Dewantara dalam penanganan Covid-19 di Bali ini yaitu 'Bali Bangkit, Bebas Covid-19'./ist

Denpasar
-Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Candra Wijaya terus menggelorakan semboyan yang digagas Pangdam Udayana Kurnia Mayjen Dewantara dalam penanganan Covid-19 di Bali ini yaitu 'Bali Bangkit, Bebas Covid-19'.

Dalam kesempatan tersebut Kasdam IX/Udayana menyampaikan beberapa penekanan dari Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara kepada segenap Prajurit TNI dan PNS Kodam IX/Udayana untuk dipedomani dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tugas dan jabatan masing-masing.

Terkait penanganan Covid-19, Pangdam menegaskan agar dapat dicegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga tidak meluas di lingkungan Satuan Makodam IX/Udayana, maka aturan-aturan atau ketentuan-ketentuan dalam bekerja senantiasa memberlakukan standar protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku.

"Semboyan yang digagas Pangdam dalam penanganan Covid-19 di Bali ini yaitu 'Bali Bangkit, Bebas Covid-19', dan saat ini di Bali khususnya di Kota Denpasar sudah mulai memberlakukan Tatanan Kehidupan Era Baru guna mendukung keberlangsungan usaha pada masa pandemi, maka akan membuka kembali sektor usaha dan pariwisata pada tanggal 9 Juli 2020 hari ini," ucap Kasdam.

Selain itu, guna menjaga stamina agar tetap menjadi prima di masa Pandemi Covid-19 ini, Pangdam mengungkapkan bahwa kegiatan olahraga sangatlah penting dilaksanakan.

"Pimpinan sudah memberikan waktu kepada kita, manfaatkan waktu tersebut dengan tetap aktif dan benar-benar disiplin menjaga kesehatan dengan berolahraga serta tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. 

Dengan fisik yang prima Prajurit juga akan bisa meningkatkan kariernya melalui sekolah," tegas Pangdam melalui Kasdam.

Selanjutnya, Pangdam juga membahas terkait kerugian personel meninggal akibat kecelakaan lalu lintas, yang mana angkanya lebih tinggi dari pada korban jiwa di medan operasi. Hal inipun juga disebabkan oleh banyak faktor.

"Agar kepada seluruh Prajurit dan PNS untuk mengambil langkah-langkah preventif dengan memperhatikan dan mengetahui kesehatan pengendara, kesiapan kendaraan dan jalan yang dilalui. 

Oleh sebab itu, untuk menghindari terjadinya kecelakaan, maka lakukanlah pengecekan kendaraan secara rutin," himbaunya.

Terkait dengan kerugian materiil saat kejadian Kebakaran yang terjadi di Asrama Sudirman beberapa waktu yang lalu, Pangdam menghimbau kepada para personel yang memiliki rumah dinas, agar rutin melakukan pengecekan terhadap instalasi listrik yang ada, karena kejadian Kebakaran di Asrama Sudirman tersebut diduga terjadi akibat arus pendek atau konsleting listrik.

Apel Pagi yang dilajutkan dengan kegiatan olahraga secara mandiri tersebut dihadiri juga oleh Para Dan/Kabalakdam IX/Udayana dan Para Wakil Asisten Kasdam IX/Udayana. (lif)
Bagikan Artikel

Rekomendasi