Pandemi Covid-19, Ubud Writers & Readers Festival 2020 Ditiadakan

Sabtu, 18 Juli 2020 : 06.03
Ubud- Setelah  Mudra Swari Saraswati akhirnya mengambil keputusan berat untuk menunda Ubud Writers & Readers Festival 2020 tahun ini.
 
Seperti banyak festival lain di dunia, pertambahan jumlah kasus pandemi COVID-19 yang terus meningkat di Indonesia dan negara-negara lain telah memaksa keputusan ini untuk diambil.

Yayasan Mudra Swari Saraswati memahami, banyak pencinta sastra dan seni yang sangatmenantikan Festival tahun ini, tetapi keselamatan pengunjung, pembicara, staf, sukarelawan, da nmereka yang terlibatdalam Festival adalah prioritas utama Yayasan.

Direktur UWRF Janet DeNeefe mengakui, keputusan ini tidaklah mudah. Bukan hanya berdampak pada Yayasan dan tim Festival, tapi juga berarti hilangnya pendapatan melalui penjualan tiket dan banyak kemitraan serta dukungan finansial yang berharga.

“Hal ini juga tentu akan berdampak besar pada komunitas lokal baik di Ubud dan Bali yang menantikandorongan ekonomi dari acara tahunan yang begitu digemari ini," ucapnya dalam rilis Jumat 17 Juli 2020.

Sejak Badan Kesehatan Dunia mendeklarasikan COVID-19 sebagai pandemi global pada bulan Maret, Bali telah menjadi salah satu daerah yang paling terdampak di Indonesia karena sangat bergantung pada pariwisata.

Dua prakarsa utama Yayasan Mudra SwariSaraswati: Ubud Writers & Readers Fesvital(UWRF) dan Ubud Food Festival (UFF), selama bertahun-tahun, telah menciptakan manfaat ekonomi yang signifikan di semua sektor pariwisata.

Kata Janet, manfaat itu  mulai dari perjalanan udara, hotel, transportasi, restoran dan ritel, hingga untuk para petani di sawah. UWRF sebagai salah satu festival sastraterbesar di Asia Tenggara dan UFF sebagai festival makanan terkemuka di Indonesia, merupakan pertemuan lintas budaya yang paling penting di Indonesia.

Dia mempertunjukkan budaya dan talenta Indonesia di panggung global yang beragam.

Guna mempertahankan filosofi pembangunan masyarakatnya, Yayasan Mudra Swari Saraswati mengajak Anda untuk ikut membantu memastikan keberlangsungan kedua Festival dan Yayasan melalui Yayasan Patron Program.

Dengan mendukung Yayasan Patron Progam dan memberikan kontribusi yang berharga, semua orang di berbagai negara akan terlibat langsung dalam menghadirkan kedua Festival tersebut pada waktunya.

Festival-festival ini selalu memberikan timbal balik untuk masyarakat dan membantu mempromosikan Indonesia ke hadapan dunia.Dari Children & Youth Program untuk siswa sekolah setempat.

Membawa Festival ke daerah-daerah terpencil di seluruh Nusantara dengan Satellite Events, dan mendukung masa depan sastra Indonesia melalui program Penulis Emerging Indonesia, hingga menyelenggarakan pertunjukan musik, pemutaran film.

Pertunjukan seni yang dapat diakses oleh semua orang, menghadirkan deretan kedai makanan dari bisnis lokal, dan membawa penulis, seniman, penampil pertunjukan, koki, dan pakar kuliner terbaik ke panggung global.

“Selama 16 tahun, UWRF bahkan telah menjadi prakarsa lintas budaya paling penting di dunia, yang menjembatani budaya Indonesia dan non-Indonesia,” imbuh Janet. (rhm)


Bagikan Artikel

Rekomendasi