Lindungi Hak Masyarakat Kurang Mampu,Pinky Movement Dukung UMKM

Kamis, 23 Juli 2020 : 15.02
Pertamina Mengisisasikan Pinky Movement Kepada UMKM./ist
Denpasar-
Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) menginisiasi Pinky Movement dengan mengajak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang pengguna Liquified Petroleum Gas (LPG) untuk beralih menggunakan LPG nonsubsidi Bright Gas,dengan ini bisa membantu masyarakat yang membutuhkan mengunakan Liquified Petroleum Gas (LPG).

"Sasaran program Pinky Movement diantaranya pangkalan LPG, usaha kuliner, peternakan, pertanian, jasa laundry dan lainnya dengan tujuan mengedukasi pelaku UMKM dan masyarakat agar penyaluran LPG bersubsidi kedepannya tepat sasaran, hanya untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang berhak," ujar Rustam Aji, Unit Manager Communication Relations & CSR MOR V.

Bright Gas memiliki sejumlah keunggulan lebih baik dibanding LPG biasa saah satunya eknologi valve ganda yang membuat Bright Gas lebih aman.

Bright Gas juga dilengkapi dengan segel hologram sehingga kualitas dan kuantitas LPG dalam tabung terjamin.

Persyaratan dan kriteria yang diperlukan bagi pelaku UMKM untuk bermitra dalam Program Pinky Movement, Warga Negara Indonesia (WNI), belum memenuhi persyaratan untuk mengajukan bantuan permodalan ke lembaga keuangan (Bank atau Non Bank), memiliki kekayaan bersih maksimal 500 Juta Rupiah atau omzet usaha tahunan maksimal 2,5 Milyar Rupiah dan memiliki usaha yang sudah berjalan minimal selama 6 bulan.

Pertamina juga menargetkan penyaluran kepada pelaku UMKM di sektor pariwisata, sebagai salah satu sektor yang terdampak selama masa pandemi.

Termasuk di dalamnya UMKM yang berada di daerah dengan potensi Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Dua dari lima destinasi ini berada di wilayah operasional PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus.

Untuk mendukung pemulihan kembali destinasi ini, Pertamina merangkul para pelaku UMKM diwilayah NTB dan NTT.

Bantuan ini disiapkan dalam bentuk bantuan modal dana bergulir Program Kemitraan.

"Program kemitraan pada dasarnya adalah sebuah kegiatan community development yaitu untuk mengembangkan dan memberdayakan masyarakat terutama untuk membangkitkan kemandirian ekonomi masyarakat di daerah," ujar Rustam dalam Sosialisasi Daring Penyediaan dan Akses Permodalan bagi UMKM Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Manggarai Barat pada hari ini, Kamis (23/7/2020).

Sosialisasi diikuti oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, dan pelaku UMKM dari bidang kuliner, home stay, kerajinan tangan, dan bidang lain pendukung sektor pariwisata.

"Sektor yang erat kaitan nya dengan destinasi, seperti perdagangan dan jasa sangat potensial untuk bangkit di DPSP Mandalika dan Labuan Bajo. Harapannya upaya ini bisa memberi injeksi semangat untuk UMKM bangkit menyambut era baru destinasi yang aman dan nyaman untuk semua," kata Rustam.


Bila masyarakat pelaku UMKM memiliki rencana pengembangan usaha dan berminat untuk bermitra dengan Pertamina dapat memperoleh informasi mengenai Program Kemitraan Pertamina, melalui situs resmi https://www.pertamina.com/id/program-kemitraan dan juga melalui telfon ke Call Center Pertamina di nomor 135.(lif)

Bagikan Artikel

Rekomendasi