KKP Dorong Produksi Udang Tambak dengan Sistem Wanamina

Selasa, 21 Juli 2020 : 13.10
KKP telah menyiapkan program strategis untuk pengembangan budidaya udang nasional, termasuk di Provinsi Lampung./ist
Jakarta
- Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo mengatakan siap mengggarap potensi tambak melalui budidaya udang dengan sistem wanamina atau silvofishery.

"Saya melihat hamparan tambak disini yang produktivitasnya besar adalah tambak yang sudah intensifikasi dengan jumlah rata - rata panen mendekati 20 ton, harga udang saat Pandemi covid-19 ini menunjukkan harga yang bagus dibandingkan dengan kondisi sebelum pandemi", kata Edhy.

Dalam rangka menggenjot produktivitas di hulu guna mencapai target peningkatan produksi udang sebesar 250% pada tahun 2024.

KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) telah menyiapkan program strategis untuk pengembangan budidaya udang nasional, termasuk di Provinsi Lampung.

“DJPB telah merancang percontohan sistem klaster tambak udang berkelanjutan di berbagai daerah di Indonesia”, ungkap Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto saat panen parsial kedua udang vaname di Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur, Minggu (19/7/2020).

Slamet menjelaskan bahwa tahap awal di tahun ini percontohan akan difokuskan di lima daerah dulu yakni di Kabupaten Lampung Selatan, Sukabumi, Sukamara, Garut dan Buol.

“Model tersebut mengedepankan pengelolaan teknis yang lebih terintegratif dan ramah lingkungan. Dengan percontohan ini diharapkan akan memicu pembudidaya maupun pihak investor dalam mereflikasi model sejenis”, tegas Slamet.


Slamet menambahkan bahwa kita akan fokuskan dalam upaya perbaikan produktivitas yakni melalui intensifikasi.

Selanjutnya KKP akan upgrade produktivitas tambak tradisional melalui input teknologi, sehingga produktivitas bisa ditingkatkan dari semula 1 ton/ha/siklus menjadi berkisar 10 - 20 ton/ha/siklus.

Dengan begitu akan ada tambahan produksi udang minimal 400.000 ton per tahun. Saat ini KKP tengah melakukan pemetaan lahan potensial di berbagai daerah untuk dioptimalkan.(lif)
Bagikan Artikel

Rekomendasi