Gubernur Bali: Seluruh Desa Adat Rampungkan Perarem Pencegahan dan Pengendalian Covid19

Kamis, 09 Juli 2020 : 20.22
Gubernur Bali Wayan Koster berkeinginan seluruh desa adat di Bali bisa menerapkan Pararem Penanganan dan Pencegahan Gering Agung Covid-19./kabarnusa

Denpasar
-Gubernur Bali Wayan Koster berkeinginan seluruh desa adat di Bali bisa menerapkan Pararem Penanganan dan Pencegahan Gering Agung Covid-19.

Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat Provinsi Bali I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Seputra mengatakan, seluruh desa adat di Bali sudah siap dalam penerapan pararem tersebut.

Perarem dengan nama dalam rangka pencengahan dan pengendalian gering agung COVID-19 di Bali.

Gebenur Koster Mmebuat pararam karena desa adat dengan pararamnya punya kekuatan yang bisa di budayakan dengan konteks untuk mendispilinkan masyarakat di bali agar betul betul menerapkan protokol kesehatan.

Selanjutnya Pengkurannya supaya COVID-19 bisa di kendalikan dan bagi wilayah yg sudah terjangkit bisa menurun atau mengendlikan penuh supaya tidak ada penambahan Kahsus positif.

Apabila desa adat bisa mengendalikan khasus COVID-19 makan masayarakat bali bener bener menerapkan protokol kesehatan di bali.

Selanjunya perekonomian masyarakt di bali bisa di jalankan supaya berjalan kembali untuk membantu kesemambungan kehidupan masyarakat di bali .

"oleh karena itu saya mohon agar majelis agung desa adat se-bali agar betul betul menjalankan tugas sebaik baiknya sehingga pararem ini bisa efektif di selengarakan di bali" kata Gebenur Koster.

Selanjutnya lakukan secara bertahap berbasis kearifan lokal yang kita terapkan berdasarkan peraturan daerah nomor 4 tahun 2019 tentang desa adat di Bali dimana desa dengan perda ini kita perkuat kedudukannya posisinya fungsi dan kegunaannya di dalam membangun Bali berkontribusi di dalam kemasyarakatan sehingga wilayah negara pemerintah provinsi kabupaten kota di Bali dapat kita jalankan secara bersama-sama untuk kepentingan Bali secara keseluruhan.

Saya kira ini akan menjadi salah satu langkah yang penting satu percontohan yang baik bagi kita semua bahwa Desa adat itu betul-betul memiliki kemampuan untuk menjalankan tugas dengan baik.

"dalam rangka memotivasi mendorong dan meningkatkan semangat gotong royong di desa dan kita akan memberikan dana tambahan untuk tes ada pada perubahan APBD 2020 sebesar 50 juta untuk operasional Satgas gotong-royong desa dan sepenuhnya digunakan untuk yang digunakan untuk untuk yang digunakan untuk operasional Satgas gotong royong" ujar Koster.(lif)
Bagikan Artikel

Rekomendasi