Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Bali Capai 78,84 Persen

Minggu, 26 Juli 2020 : 21.23
Dewa Made Indra yang juga Sekda Provinsi Bali juga melaporkan jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Bali mencapai 78,84 persen/ist
Denpasar - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali melaporkan jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Bali mencapai 78,84 persen.

"Hal ini menunjukkan tingkat kesembuhan mengalami peningkatan yang signifikan," ujar Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra yang juga Sekda Provinsi Bali dalam keterangannya Minggu (26/7/2020) .

Selain itu, penambahan kasus meninggal akibat Covid-19, sehingga jumlah kasus pada data Provinsi Bali yang meninggal tetap 48 atau 1,52 persen.

"Sesuai data terhimpun sebanyak 81 orang dinyatakan sembuh," ungkapnya.

Dengan penambahan jumlah pasien yang disembuhkan setelah melalui isolasi di beberapa Rumah Sakit dan hotel yang disediakan, secara akumulatif pasien sembuh di Bali 2.489 orang.

Kasus positif Covid-19 juga mengalami penambahan sebanyak 43 orang, terdiri dari transmisi lokal. “Jumlah kumulatif pasien yang positif Covid-19 di Pulau Dewata sebesar 3.157 orang,” jelasnya.

Jumlah pasien yang berhasil disembuhkan lebih banyak daripada penambahan kasusnya yang terjadi. Dilihat dari persentase juga meningkat dibandingkan kemarin.

Saat ini pasien positif yang masih dalam perawatan (kasus aktif) tersisa sebanyak 620 orang yang dirawat di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Gran Mega dan BPK Pering.

Beberapa himbauan juga dikeluarkan mengingat kasus transmisi lokal terus terjadi sehingga secara akumulatif berjumlah 2.768 orang terdiri dari 2.756 WNI dan 12 WNA.

Hal ini berarti masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya pencegahan Covid-19 seperti mencuci tangan pada air mengalir, menggunakan masker, menjaga jarak dan mencegah kerumunan.

Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan sesuai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Masyarakat Bali yang Produktif dan Bebas Covid-19.

“Untuk itu, marilah kita laksanakan Protokol Kesehatan dengan disiplin untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menghindari keramaian,” harap Indra. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi