2 Pasien Covid-19 di Denpasar Meninggal Dunia

Senin, 20 Juli 2020 : 06.12
Ilustrasi-wabah virus corona misterius dari Cina diklaim menyebabkan munculnya 17 kasus baru dan menyebar antar-manusia. (Istockphoto/wildpixel)
Denpasar - Dua orang pasien positif terpapar virus corona Covid-19 akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

"Ada kabar duka, 2 pasien Covid-19 di Kota Denpasar dinyatakan meninggal dunia," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar, Minggu (19/7/2020).

Rai menambahkan, ngka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar menunjukan tren yang meningkat. tercatat sebanyak 61 pasien dinyatakan sembuh.

Sedangkan 31 pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Pun demikian, 2 orang pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia.

"Kasus sembuh memang meningkat tajam sebanyak 61 orang. Kasus positif juga mengalami peningkatan sebanyak 31 orang," tegasnya lagi.

Angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif covid 19 masih fluktuatif di Kota Denpasar. Dimana, ditengah banyaknya pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif covid 19. Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. 

"Kita bersama memiliki tanggung jawab untuk memutus penyebaran, dan saat ini GTPP tetap fokus melakukan 3 T yakni Tracing, Testing dan Treatmen," terangnya.

Guna menemukan kasus, melalui tracing, tes, dan isolasi atau perawatan, dan masyarakat diharapkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Walaupun saat ini sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru, namun kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah  masih menunjukan peningkatan.
 
Kedua klaster baru inilah yang patut diwaspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.

Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah.

"Mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah mulai mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi," katanya mengingatkan.

Melihat perkembangan kasus ini, Rai mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas. 

Karena dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 ini terdapat dua cara. Yakni tracing masif yang agresif disertai tes dan isolasi, serta kesadaran masyarakat untuk melaksanakan pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan. 

Secara kumulatif Dewa Rai, menjelaskan kasus Covid 19 di Kota Denpasar sebanyak 1.057 kasus positif. Rincianya adalah 736 orang sembuh, 14 orang meninggal dunia, dan 307 orang masih dalam perawatan. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi