Tutup Pasar Umum Galiran, Ini Alasan Bupati Suwirta

Jumat, 19 Juni 2020 : 17.21
Bupati Suwirta menggelar rapat kecil di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Jumat (19/6/2020) yang dihadiri pula Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra serta jajaran instansi terkait/ist.

Semarapura
- Bupati Klungkung, I Nyoman Suwitra menutup sementara Pasar Umum Galiran selama tiga hari dengan alasan untuk memutus penyeberaan virus corona Covid-19.

Penutupan akan dimulai pada Senin-Rabu tanggal 22-24 Juni 2020.

Keputusan diambil saat Bupati Suwirta menggelar rapat kecil di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Jumat (19/6/2020) yang dihadiri pula Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra serta jajaran instansi terkait.

Suwitra menyampaikan, terkait penutupan Pasar Umum Galiran dilakukan sebagai langkah untuk memutus penyebaran wabah virus corona-19, dimana belakang ini telah mengalami peningkatan yang begitu pesat.

"Pasar akan kami tutup sementara selama tiga hari dari hari (Senin-Rabu tanggal 22-24), langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memutus penyebaran virus corona," tegas dia.

Dari pengamatannya, penyebaran covid-19 ini sebagian besar sekarang terjadi di Pasar Umum Galiran.

"Pasar kita akan disinfektan total setiap hari selama tiga hari kemudian pembenahan sirkulasi, gang-gang kita akan buka semua dan tidak ada barang, sehingga ketika kita kembali nantinya membuka normal pasar itu antar penjual dengan pembeli jarak nya bisa terjaga dengan baik," ungkapnya.

Langkah berikutnya yang akan dilakukan, pihaknya menyiapkan infrastruktur mulai dari sarana prasarana dipasar dari tempat wastapel cuci tangan maupun penyemprotan disinfektan. Langkah yang paling penting kita juga akan lakukan repid test massal di pasar.

Dari total keseluruhan pedagang dan buruh sebanyak 1.700 akan dilakukan tiga tahap rapid test dengan jumlah 500 per rapid sisa lagi 200 sudah di rapid.

Rapid ini, diberlakukan kepada seluruh para pedagang tetap kemudian untuk para pedagang tidak tetap yang membawa mobil atau berasal dari luar Klungkung kita tidak akan lakukan rapid di Klungkung dan diminta untuk melakukan rapid di daerah mereka masing-masing.

"Di saat dilakukan rapid test agar semuanya hadir khususnya para pedagang tetap, jika tidak memiliki surat keterangan rapid termasuk pedagang luar dari Kabupaten Klungkung kita tidak akan memberikan jualan dipasar," pungkasnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi