Tertolong Pelanggan Komunitas Motor, Monjali Cafe Bertahan Saat Pandemi Covid-19

Senin, 22 Juni 2020 : 16.16
Sejumlah tempat usaha pendukung sektor pariwisata di Bali menghentikan operasionalnya karena terdampak pandemi corona. Namun, ada sejumlah usaha seperti kafe masih tetap hidup di saat corona salah satunya Monjalo Cafe Bali di Jalan Mahendradatta Denpasar/ist
Denpasar- Berbagai komunitas motor yang menjadi pelanggan berkontribusi besar bagi usaha penggerak pariwisata seperti Monjali Cafe Bali yang mampu bertahan saat pandemi virus corona Covid-19 melanda Tanah Air.

Sejumlah tempat usaha pendukung sektor pariwisata di Bali menghentikan operasionalnya karena terdampak pandemi corona. Namun, ada sejumlah usaha seperti kafe masih tetap hidup di saat corona 'membunuh' tempat usaha di semua sektor pariwisata di Pulau Dewata. 

Satu diantaranya, Monjali Cafe Bali berlokasi di Jalan Mahendradatta Denpasar. Di tempat ini, usaha tersebut masih tetap jalan berkat adanya komunitas motor yang jadi langganannya.

Owner Monjali Cafe Bali Nyoman Hendy menuturkan, di kafe yang dikelolanya tersedia tempat cuci motor, nah cuci motor ini yang selalu buka karena ada komunitas motor yang datang.

"Kehadiran sejumlah komunitas salahsatunya Bold Riders inilah yang membuat kami bisa bayar gaji saat pandemi," akunya akhir pekan lalu.

Ada banyak komunitas motor yang rutin berkunjung ke Monjali Cafe. Seperti anjuran Pemerintah, Monjali Cafe juga menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Seperti jaga jarak, penggunaan masker, hingga penyediaan tempat cuci tangan.

Diakuinya, keberadaan komunitas motor seperti Bold Riders berpengaruh sekali dalam menghidupkan penjualan kafe di saat pandemi seperti ini.

"Beberapa komunitas lain juga menjadi pelanggan kami," urai pemilik kafe yang buka sejak tahun 2015 ini.

Sementara itu, Koordinator Bold Riders Bali Eric Hendrawan mengatakan, banyak komunitas motor dari Bold Riders yang menjadikan kafe sebagai tempat nongkrong mereka, termasuk di Monjali Cafe Bali.

Dikatakan, beberapa komunitas Bold Riders yang sering datang ke lokasi ini kata dia seperti Dewata Rockers, CBR Riders Club, ada juga Xabre of Dewata.

"Komunitas dan venue ini sebetulnya lingkaran yang gak boleh terputus," ucap Eric. 

Khusus untuk di Monjali Cafe, hampir setiap acara Bold Riders Bali selalu menggunakan kafe ini, seperti saat ulang tahun klub motor, termasuk kopdar rutin.

"Komunitas merasa nyaman karena venue mendukung apa yang komunitas karyakan ke sana. Jadi ini peluang bagus bagi venue yang mau berkolaborasi dengan komunitas motor," sambungnya.

Tidak hanya Monjali Cafe Bali, tempat usaha lain yang turut terbantu keberadaan komunitas adalah Warung Gubuk Raja, sebuah kafe yang dijadikan jujugan para gamers Bali.

Para gamers saat mampir ke Warung Gubuk Raja, bisa memanfaatkan fasilitas lengkap untuk 'ngegame', seperti tempat duduk yang representatif hingga tempat colokan listrik yang tersedia di tiap kursi. 

Meskipun saat pandemi seperti ini, Gubuk Raja juga masih tetap kedatangan komunitas gamers Bali seperti dari LAzone Bali. Di tempat yang beralamat di Jalan Mahendradatta Denpasar ini terakhir digelar kompetisi esports bertajuk Kill the Last Competition Mobile Legends yang digelar LAzone Bali. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi