Satu Nelayan dalam Pencarian, Insiden Sampan Terbalik di Perairan Benoa

Selasa, 30 Juni 2020 : 13.48
Dua orang personil Basarnas Bali melakukan penyelaman hingga kedalaman 6,5 sampai dengan 7 meter. Namun setelah 3 kali upaya penyelaman belum ditemukan keberadaan korban/Basarnas Bali.
Denpasar
- Insiden sampan nelayan terbalik saat melaut di Perairan Benoa (Tol Bali Mandara), mengakibatkan satu orang selamat atas nama Komang Sunar (25) sementara satu lainnya dalam pencarian.

Nyawa korban Sunar  ditolong jukung nelayan, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menerima laporan pukul 07.25 Wita, diketahui identitas nelayan naas tersebut atas nama Kadek Dika (19).

"Kami mempercepat respon, langsung kerahkan 5 orang personil KN SAR Arjuna 229 yang ada di Pelabuhan Benoa dengan menggunakan RIB menuju lokasi," jelas Kepala Kantor Basarnas Bali Gede Darmada, Senin (30/6/2020).

Pihak keluarga dan rekan korban juga ikut melakukan pencarian menggunakan 3 buah jukung. Sebanyak 6 personil dari Basarnas Bali yang bergerak dari kantor Jimbaran bertugas menyisir di posisi sampan terbalik dengan rubber boat.

"Dua nelayan itu melaut dari pukul 06.00 pakai sampan 1 katir dan diperkirakan waktu kejadiannya sekitar pukul 07.00 Wita," ungkapnya.

Sekira pukul 10.30 Wita dua orang personil Basarnas Bali melakukan penyelaman hingga kedalaman 6,5 sampai dengan 7 meter. Namun setelah 3 kali upaya penyelaman belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Tidak hanya Basarnas, unsur SAR lainnya terlibat diantaranya Lanal Denpasar mengerahkan 1 unit speed boat dan 1 unit RIB.

Polair Polda Bali dengan 1 unit RIB, KPLP Benoa, Ditsamapta Polda Bali, keluarga dan nelayan setempat. Hingga sampai saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian. (ahs)
Bagikan Artikel

Rekomendasi